Berita Nasional Terpercaya

Dishub DIY Kesulitan Periksa Kendaraan Wisatawan

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Perhubungan DIY mengaku kesulitan memeriksa kendaraan wisatawan, terutama bus pariwisata yang masuk. Alasannya karena pintu masuk ke DIY cukup banyak sehingga banyak kendaraan wisatawan yang lolos masuk tanpa ada pemeriksaan kartu vaksin.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, petugas pemeriksaan kendaraan wisatawan saat ini tidak hanya diam di titik simpul seperti di Tempat Parkir Adisucipto, Terminal Giwangan Jogja, Terminal Dhaksinaga Gunungkidul, Terminal Jombor Sleman, Teminal Wates Kulonprogo, Temrinal Semin Gunungkidul dan Terminal Pakem Sleman. Tetapi petugas juga berpatroli ke sejumlah ruas jalan.

“Memang jalan ke Jogja banyak dicegah kemana aja susah. Maka kita lakukan kombinasi dengan patroli juga, enggak bisa stay di titik simpul,” ujar Ni Made, Sabtu (23/10/2021).

Ia mengatakan tidak banyak kendaraan wisatawan yang diputar balik. Justru banyak kendaraan wisatawan yang lolos masuk ke destinasi wisata tanpa pemeriksaan vaksin. Dia berharap pemeriksaan vaksin bisa dilakukan di tiap kabupaten dan kota atau di objek wisata, seperti di Kota Jogja dia mengapresiasi adanya program one gate system dengan mengoptimalkan fungsi simpul di Terminal Giwangan.

Sebab jika hanya dilakukan Dinas Perhubungan di jalur provinsi sangat sulit karena pintu masuk ke objek wisata di DIY cukup banyak.

Baca juga: Dianggap Diskriminatif, Skema 'One Gate System' Diprotes Organda DIY

“Seperti dijaga di Jombor, kendaraan malah lewat Jalan Gito-Gati dari Tempel karena Jalan Gito-Gati sudah lebar. Kemudian di Prambanan susah berhentikan ruangnya susah. Mereka balik lewat Jalan Piyungan,” kata Ni Made.

Demikian juga menurut dia, saat di Terminal Wates, kendaraan wisatawan banyak yang lewat Congot atau Jalur Selatan. Made menyatakan pemeriksaan kendaraan wisatawan terutama bus pariwisata semata-mata ingin memastikan bahwa wisatawan yang masuk ke DIY sudah menjalani vaksinasi minimal dosis pertama.

“Karena itu ketika di simpul sulit diperiksa, pemeriksaan selanjutnya bisa dilakukan di objek wisata,” tandasnya. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.