Berita Nasional Terpercaya

Cara Investasi Agar Aman dan Menguntungkan

0

Bernas.id – Digitalisasi berbagai sektor mendorong perubahan perilaku dalam menghasilkan uang atau keuntungan. Keuntungan dapat diperoleh melalui kegiatan investasi di pasar modal. Terlebih saat ini tersedia juga cara investasi aman dan menguntungkan melalui aplikasi investasi yang fleksibel bagi investor dalam memilih instrumen investasinya.

Salah satu instrumen investasi yang dapat dimainkan di pasar modal adalah saham. Porsi kepemilikan saham dihitung dalam satuan lembar saham. Berikut cara aman dan menguntungkan dalam berinvestasi:

Daftar Isi :

  1. Memilih perusahaan sekuritas legal
  2. Aktivasi Rekening Dana Nasabah
  3. Menggunakan Aplikasi Resmi Investasi Saham
  4. Menentukan Jenis Perusahaan dan Saham yang Tepat untuk Investasi

Baca juga: Memahami Apa Itu Dividen di Pasar Modal dan Perhitungannya

Memilih Perusahaan Sekuritas Legal

Memilih Perusahaan Sekuritas Legal

Perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan usaha sebagai Perantara Perdagangan Efek (PPE), Penjamin Emisi Efek (PEE), atau jenis usaha lain yang disesuaikan dengan ketentuan dari Pengawas Pasar Modal. Oleh karena itu, investor harus memilih perusahaan sekuritas yang akan membantunya dalam berinvestasi.

Investor harus memilih perusahaan sekuritas yang legal dengan setoran awal yang tidak terlampau tinggi. Selain itu, investor mempertimbangkan biaya transaksi berupa biaya jual saham dan biaya beli saham yang dipatok oleh perusahaan sekuritas. Biaya transaksi ini sering dikenal dengan istilah fee broker.

Contoh perusahaan sekuritas resmi di Indonesia.

  • Mirae Assets Sekuritas Indonesia (YP). Perusahaan sekuritas berkode YP ini mengukuhkan untuk berdiri di jajaran perusahaan sekuritas terbaik di Indonesia dengan raihan total perdagangan saham hingga Rp472,64 triliun dan volume total transaksi saham hingga 869,30 miliar saham selama delapan bulan pada  2021. Di samping itu, progres harian Mirae Assets Sekuritas Indonesia pun mempresentasikan angka yang bagus. Pada 1 November 2021 nilai total perdagangan saham Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencapai lebih dari Rp2 triliun dengan volume transaksi saham sebesar 6,45 miliar saham.
  • Mandiri Sekuritas (CC). Menjadi satu-satunya perusahaan sekuritas Indonesia yang sukses meluaskan jangkauan di wilayah Asia, Mandiri Sekuritas dinobatkan sebagai salah satu perusahaan sekuritas di Indonesia yang terbaik. Hal ini tampak dari capaiannya pada 2021 selama delapan bulan, Mandiri Sekuritas berhasil mencatat total perdagangan saham senilai Rp307,71 triliun dengan total volume hingga 462,54 miliar saham. Capaian  tersebut diperkuat dengan laporan harian Mandiri Sekuritas yang menampilkan  tren positif. Pada 1 November 2021 Mandiri Sekuritas berhasil mengumpulkan nilai perdagangan saham hingga Rp1,84 triliun dan volume transaksi sahamnya sebesar 2,63 miliar saham.
  • Indo Premier Sekuritas (PD). Nilai perdagangan saham Indo Premier Sekuritas selama delapan bulan pada 2021 mencapai total Rp255,73 triliun dengan nilai volume transaksi perdagangan saham sebesar 393,22 miliar saham. Di samping itu, data harian Indo Premier Sekuritas pada 1 November 2021 menunjukkan bahwa nilai perdagangan saham Indo Premier Sekuritas berada di angka Rp1,24 triliun dan transaksi sahamnya tercatat lebih dari 2,63 miliar saham.
  • UBS Sekuritas Indonesia (AK). Berhasil meraih transaksi perdagangan saham dengan total nilai Rp223,90 triliun dan total volume transaksi senilai 144,35 miliar saham dalam waktu delapan bulan pada 2021, UBS Sekuritas Indonesia disebut sebagai salah satu perusahaan sekuritas terbaik di Indonesia. Hal ini didukung oleh progres harian UBS Sekuritas Indonesia di pasar modal. Pada 1 November 2021 tercatat bahwa nilai transaksi saham UBS Sekuritas Indonesia mencapai hampir Rp1,64 triliun dan volume transaksi sahamnya mencapai 564,13 miliar saham.

Baca juga: Inilah 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol

Aktivasi Rekening Dana Nasabah

Aktivasi Rekening Dana Nasabah

Rekening Dana Nasabah (RDN) dapat dibuat dan diaktivasi melalui salah satu bank sekuritas pilihan investor dengan menyetorkan sejumlah dana sebagai setoran awal dalam investasi. Investor perlu memastikan legalitas bank sekuritas yang dipilih dan statusnya yang terdaftar di BEI serta diawasi OJK agar dana yang disetorkan tetap aman. Setelah Rekening Dana Nasabah milik investor selesai diproses, PIN transaksi, password dan user id akan diberikan kepada investor sebagai alat akses ke akun dashboard untuk menjalankan transaksi dalam investasi saham.

Menggunakan Aplikasi Resmi Investasi Saham

Menggunakan Aplikasi Resmi Investasi Saham

Melalui aplikasi resmi investasi saham, para investor leluasa menjalankan transaksi dalam berinvestasi saham tanpa terikat waktu dan tempat. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fasilitas berupa update informasi terkini yang membahas tentang fluktuasi atau naik turunnya harga saham, teknik analisis, dan kondisi pasar.

Aplikasi investasi saham yang legal di Indonesia diantaranya:

  • Aplikasi HOTS dan Neo HOTS Mobile yang dikembangkan oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia memungkinkan  pengguna melakukan transaksi saham secara online. Setoran awal ditetapkan minimal Rp3 juta untuk mahasiswa dan minimal 10 juta untuk masyarakat. Berkaitan dengan biaya penggunaan aplikasi HOTS dan Neo HOTS Mobile, Mirae Assets Sekuritas Indonesia mematok fee atau biaya transaksi beli sebesar 0,15% sudah termasuk pajak, biaya transaksi jual sebesar 0,25% beserta pajak, dan biaya pindah saham sebesar Rp22 ribu per jenis saham berdasarkan ketentuan KSEI serta tidak dikenakan biaya administrasi bulanan untuk akun investor dari Bank Sekuritas yang bekerja sama dengan Mirae Assets Sekuritas Indonesia.
  • Aplikasi Mandiri Online Securities Trading (MOST) adalah aplikasi saham online yang diluncurkan oleh Mandiri Sekuritas. Aplikasi ini memberikan layanan rekomendasi teknikal dan riset atau penelitian fundamental setiap hari, kelas investasi, dan berbagai jenis layanan yang fleksibel, yaitu investasi saham dengan bantuan broker atau transaksi sendiri, dan menetapkan biaya yang kompetitif. Biaya transaksi beli di melalui aplikasi MOST ditetapkan sebesar 0,18 % dan biaya transaksi jualnya ditetapkan sebesar 0,28% dengan setoran awal paling sedikit Rp10 juta untuk masyarakat dan Rp5 juta untuk mahasiswa.
  • Aplikasi Saham IPOT milik Indo Premier Sekuritas Indonesia mematok biaya transaksi beli senilai 0,19%, biaya transaksi jual senilai 0,29%, dan setoran awal pembukaan rekening investasi sedikitnya Rp100 ribu.

Baca juga: 7 Cara Main Saham Bagi Investor Pemula dengan Mudah

Menentukan Jenis Perusahaan dan Saham yang Tepat untuk Investasi

Menentukan Jenis Perusahaan dan Saham yang Tepat untuk Investasi

Investor harus mempelajari kondisi fundamental perusahaan tercatat sebelum berinvestasi. Investor dapat memutuskan untuk berinvestasi ke perusahaan BUMN yang dinilai bereputasi baik dan beresiko  rendah. Pemilihan jenis saham dapat dipertimbangkan dengan mempelajari kondisi perusahaan, grafik fluktuasi harga saham, serta konsultasi dari perusahaan sekuritas. Selain itu, investor dapat melakukan perluasan investasi seiring bertambahnya pengalaman berinvestasi.

Saham yang terdaftar di Indeks LQ45 atau IDX30 dinilai cenderung aman karena likuiditas saham tersebut dinilai tinggi dan memiliki fundamental perusahaan yang baik. Selain itu, sektor perbankan atau sektor consumer good juga dinilai aman dan menguntungkan karena dianggap sebagai sektor yang mencetak laba signifikan setiap tahunnya. Investasi pada saham tersebut dinilai paling aman bagi investor.

Baca juga: Mengetahui Fungsi, Manfaat, dan Tujuan Pasar Modal di Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.