Berita Nasional Terpercaya

Libur Nataru, Dishub DIY Siap Lakukan Pemeriksaan di Simpul Jalan

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sejumlah persiapan terus dilakukan oleh Pemda DIY terkait penerapan PPKM level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Selain akan memeriksa wisatawan yang berkunjung ke DIY di tiga perbatasan, yakni Prambanan, Tempel dan Temon, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY juga akan mengetatkan pengawasan dengan melakukan pemeriksaan wisatawan di beberapa titik di DIY.

“Di simpul-simpul jalan pertemuan jalan kabupaten akan kami lakukan pemeriksaan saat libur Nataru. Simpul itu di antaranya di Jalan Adisutjipto, Tempel dan Wates. Nanti kami kolaborasi dengan kepolisian, RAPI dan Satpol PP,” kata Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Sabtu (4/12/2021).

Baca juga: Dishub DIY Kesulitan Periksa Kendaraan Wisatawan

Sementara untuk pemeriksaan wisatawan yang masuk ke DIY di Prambanan, Tempel dan Temon, Ni Made menyatakan personelnya hanya sebatas mendukung Satpol PP, Polisi dan TNI. “Soal waktu kami ikut pihak kepolisian nantinya,” jelasnya.

Baca juga: Dishub DIY: Kendaraan Pemudik dari Daerah Pandemi Covid-19 Diminta Putar Balik

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengaku, menyiapkan 578 personel yang terdiri dari  250 personel yang akan mobile mengawasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sedangkan sisanya,328 personel akan ditempatkan di objek wisata.

“Nanti akan kami bagi dalam enam regu. Semua akan bergabung dengan TNI dan Polri,” katanya.

Dari enam regu yang dipersiapkan, 3 regu menurut dia akan bertugas di tiga lokasi perbatasan yakni Prambanan, Tempel dan Temon. Disana akan ada cek poin bagi pelaku perjalanan.

“Nanti disana akan ada pemeriksaan syarat perjalanan yakni wajib vaksin dosis 1 dan tes antigen. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak,” imbuhnya.

Sementara 3 regu lainnya, kata Noviar yang juga Ketua Penegakan Hukum (Gakkum) Satgas COVID-19 DIY akan bertugas menyisir dan mengawasi kegiatan masyarakat, tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Mereka akan bertugas dalam 3 sif berbeda, yakni pagi, siang dan malam.

“Kami juga mengawasi kemungkinan penyalaan kembang api dan pentas seni dan budaya. Kami telah minta kafe-kafe untuk tidak menggelar pentas dan ini akan kami awasi. Kami juga akan menindaklanjuti aduan warga terkait kegiatan yang ada di sekitarnya,” tandasnya. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.