Berita Nasional Terpercaya

Dituduh Lakukan Penipuan, Ustad Yusuf Mansur Dipertemukan dengan Pengacara Pelapor

0

Bernas.id – Kasus dugaan penipuan terkait investasi hotel yang mencatut nama Ustadz Yusuf Mansur nampaknya masih terus berkembang.

Ustad Yusuf Mansur akan menghadapi sidang perdana terkait dugaan investasi bodong tersebut pada 6 Januari 2022. Sebagai informasi, dai kondang 45 tahun tersebut dituding menggelapkan uang bernilai fantastis dengan kedok patungan usaha untuk pembangunan hotel.

Kasus tersebut berawal dari penawaran bisnis patungan usaha yang ditawarkan Ustad Yusuf Mansur kepada 2.900 jamaah pada 2012. Patungan usaha tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan hotel, apartemen, dan berbagai aset manajemen syariah.

Sayangnya, bisnis tersebut mengalami kendala sehingga tak bisa direalisasikan dengan baik. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Ustad Yusuf Mansur pun telah mengembalikan dana patungan yang telah diberikan kepada 2500 investor.

Akan tetapi, ada sekitar 12 orang yang belum mendapatkan pengembalian dana. Sebanyak 12 orang inilah yang melaporkan Ustad Yusuf Mansur ke jalur hukum.

Pihak yang merasa menjadi korban atas investasi patungan usaha gagasan Ustad Yusuf Mansur tersebut mengaku telah meminta penjelasan hingga melayangkan somasi kepada  pihak yang bersangkutan. Namun, upaya tersebut masih belum menemukan kejelasan.

Pertemuan Ustad Yusuf Mansur dengan Pengacara Pelapor

Dalam acara Hotman Paris Show yang tayang pada (23/12), Ustad Yusuf Mansur dipertemukan secara langsung oleh pengacara dari pihak pelapor. 

Pengacara pelapor, Ichwan Tony, gugatan dilayangkan karena pihak Ustad Yusuf Mansur sangat sulit dihubungi. Gugatan juga dilayangkan karena pelapor mengalami kerugian material dan immaterial.

“Kerugian yang dialami klien kami bermacam-macam karena klien kami ada 12 orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Dari segi material, total gugatannya mencapai Rp170 juta. Uang tersebut dikeluarkan oleh klien kami untuk pembangunan hotel dan apartemen,” ucapnya.

Dalam acara tersebut, Ustad Yusuf Mansur mengatakan dari 12 klien hanya ada 10 orang yang belum dibayarkan. Jika Ustad Yusuf Mansur telah membayarkan semua pengembalian dananya, maka gugatan bisa saja dicabut.

Baca juga: Dituduh Lakukan Penipuan, Begini Klarifikasi Ustad Yusuf Mansur

Polemik Izin OJK

Izin resmi mengenai kegiatan galang dana yang dilakukan Ustad Yusuf Mansur juga menuai polemik. Banyak orang mempertanyakan apakah patungan usaha yang digagas dai kondang tersebut telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Masih dalam acara yang sama,  Ustad Yusuf Mansur mengaku kalau Patungan Usaha yang digagasnya telah mengantongi izin resmi dari OJK.

Akan tetapi, OJK juga sempat mencabut proyek izin resmi dari kegiatan patungan usaha tersebut di tahun 2012. Namun, izin resmi tersebut kembali diberikan OJK sehingga keluarlah aset manajemen syariah.

“Tahun 2012, OJK memang sempat menyetop. Namun, izin itu keluar lagi sehingga terbentuk aset manajemen syariah,” ucap Ustad Yusuf Mansur.

Dalam acara tersebut, Ustad Yusuf Mansur juga menegaskan bahwa dirinya akan memulangkan semua uang yang telah disetorkan oleh investor.

“Uang yang kita pulangkan pun semuanya kita kasih lebih. Nggak ada yang nggak kita lebihin,” ucap Ustad Yusuf Mansur kepada Hotman Paris.

Menurut pengakuan Ustad Yusuf Mansur, semua uang yang dikembalikan ke investor ia beri kelebihan rata-rata 10%.

“Semua saya lebihin rata-rata 10%. Kalau jumlahnya nggak masuk akal, ya, saya nggak mau. Misalnya, nanti pihak yang pernah menyetorkan uang menuntut ada uang denda, uang ini, uang itu, ya saya nggak mau, dong. Saya sudah kasih uang kerohiman sebagai bentuk permintaan maaf saya,” ucap dia.

Dengan adanya pelaporan ke jalur hukum tersebut, Ustad Yusuf Mansur berharap agar pihak pengadilan bisa mendamaikan dirinya dengan para penggugat.

“Saya pastikan tidak ada satu rupiah pun dari orang-orang yang menggugat saya, kecuali saya akan kembalikan dananya dan saya lebihkan. Bahkan, ada diantara mereka yang saya bilang bahwa anak mereka akan saya kuliahkan hingga ke Mesir. Yang penting jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan situasi ini,” ungkap Ustad Yusuf Mansur.

Leave A Reply

Your email address will not be published.