Berita Nasional Terpercaya

Vaksinasi Anak Dosis Kedua di Kota Jogja Dimulai

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis kedua kepada anak usia 6-11 tahun di wilayah setempat. Per pertengahan Januari ini capaian vaksinasi anak di Kota Jogja telah mencapai angka 33.381 sasaran. 

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi, Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah menerangkan, capaian vaksinasi itu bahkan melebihi dari ketetapan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk Kota Jogja khusus dosis pertama. 

“Kemenkes menargetkan capaian vaksinasi berada di angka 29.956 anak untuk Kota Jogja. Sehingga sudah 100 persen lebih, tapi jumlah anak SD di Kota Jogja itu ada sekitar 41.000 an. Beberapa anak sudah ada yang menjalani vaksinasi dosis kedua,” jelas Lana, Jumat (21/1/2022). 

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Tak Segera Dilakukan Karena Alasan Ini

Lana menjelaskan bahwa, tercatat ada sebanyak 1.896 anak yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua per pertengahan pekan ini. Sama seperti pelaksanaan vaksin dosis pertama lalu, pada penyuntikan dosis kedua ini pelaksanaannya dilangsungkan berbasis sekolah dan juga di beberapa Puskesmas wilayah yang berdekatan dengan sekolah. 

“Tujuannya untuk memudahkan dan dekat dengan fasilitas vaksinasi. Jadi sekolah yang representatif dan bisa dijadikan lokasi vaksin digelar di sana, sementara Puskesmas juga menyelenggarakan,” kata dia. 

Baca juga: Kemenkes: Tambahan Sasaran Anak Tak Hambat Target Vaksinasi Nasional

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebut, pihaknya menargetkan vaksinasi anak dosis kedua bisa diselesaikan pada Februari nanti. Dengan demikian Dinkes bisa fokus menyelesaikan vaksinasi penguat atau booster kepada sasaran kelompok lainnya. 

“Kita targetkan bisa tuntas dosis kedua pada Februari nanti. Dengan jarak minimal 28 hari setelah dosis pertama, kita maksimalkan bisa sesuai target dan di Februari selesai,” jelasnya. 

Ia menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang signifikan saat pelaksanaan vaksinasi anak.

“Sejauh ini belum ada efek yang berarti setelah anak mendapat vaksin. Semuanya masih berjalan baik,” tandasnya. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.