Berita Nasional Terpercaya

Insan Pariwisata Sumsel Berkolaborasi Majukan Pariwisata Daerah

0

Bernas.id – Tak bisa kita pungkiri bahwa Pandemi Covid-19 telah meluluh lantakan berbagai sektor, terutama pariwisata. Melansir laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk Indonesia pada bulan Februari 2020 menurun drastis. Bahkan jumlahnya pun terus menurun hingga puncaknya terjadi di bulan April 2020, yang hanya ada 158 ribu wisatawan mancanegara datang ke Indonesia.

Di tahun 2019 hingga 2020, kunjungan wisatawan nusantara pun turun 30%. Kondisi ini pun mengakibatkan hampir 1,58 juta pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak pandemi COVID-19. Penurunan tersebut sangat berdampak pada okupansi hotel di Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik ata BPS juga menyebut bahwa pandemi menyebabkan tingkat okupansi kamar hotel menurun drastis pada Maret menjadi 32,24%, dan terus mengalami penurunan hingga 12,7% pada April di tahun 2020.

Tak mau berlarut-larut, pemerintah dan para stakeh holder terkait pun mulai bergerak membangkitkan sektor pariwisata di Indonesia.

Baca juga: AHLI Bahas Pentingya Repatriasi PPLN untuk Kendalikan Covid-19

Langkah Para Stakeholder

Untuk membantu pemerintah pusat mewujudkan hal tersebut, insan pariwisata Sumatera Selatan juga turut mengambil langkah. Sumatera Selatan bergetar dengan tekad insan dan tokoh pariwisata daerah setempat melalui upaya pemulihan sektor ekonomi dari bidang pariwisata yang semakin terus digencarkan oleh para stakeholder terkait dengan berbagai strategi. 

Hal ini ditunjukkan sebagai sikap tidak mau kalah dengan Destinasi Skala Prioritas (DSP), insan pariwisata di Sumatera Selatan mulai bangkit menyatukan persepsi dan visi menuju kebangkitannya.

Pada acara Pengukuhan DPD AHLI Provinsi Sumatera Selatan (Jumat, 18/2/2022), ketua terpilih menyampaikan menyampaikan pada sambutannya bahwa dibutuhkan suatu terobosan untuk mempersatukan para elit dan tokoh pariwisata daerah.

“Di masa yang masih belum menentu akibat pandemi COVID-19 ini kita harus bersatu meningkatkan soliditas para tokoh pariwisata untuk melangkah maju dalam persamaan visi misi membangun daerah. Association of Hospitality Leaders Indonesia ini hadir di sini sebagai akselerator upaya-upaya di industri untuk mengangkat kualitas dan popularitas destinasi di kancah nasional dan internasional. Kita tidak boleh tertinggak dari 5 DSP yang sudah ada “, kata Oha Pramono, GM Cordella Inn dalam sambutannya disimak melalui siaran langsung akun zoom.

AHLI SUMSEL

Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) adalah asosiasi  yang berfokus pada akselerasi pemulihan dan perkembangan bidang pariwisata.

AHLI memiliki anggota dengan profile sesuai 4 pilar yang ada di tubuh asosiasi yang terbentuk secara nasional pada 27/9/2021 tersebut. Bidang tersebut meliputi pimpinan usaha perhotelan, usaha makanan dan minuman, usaha perjalanan wisata dan pejabat struktural lembaga pendidikan tinggi pariwisata. 

Pengukuhan DPD AHLI Sumsel dilaksanakan secara langsung oleh Sekretaris Jendral DPP AHLI, Budi Rahman,SE.,MM dengan membacakan SK, menyerahkan pataka asosiasi serta piagam pengukuhan dari DPP AHLI. Budi Rahman sangat mengapresiasi semangat AHLIners Sumsel dalam berkarya.

“Kami senang mendengar bahwa AHLI di Sumsel ini mampu menembus sekat-sekat antar asosiasi yang bisa saja ada karena dinamika yanga ada di industri. Perbedaan itu adalah indikasi kita ingin berbuat banyak dengan tujuan yang sama. Marilah kita solid dalam persatuan melalui wadah AHLI ini menuju kebangkitan pariwisata Sumatera Selatan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya” kata pria yang menjabat Managing Director Emersia Hotels and Resorts tersebut.

Hadir secara online yakni Ketua Umum DPP AHLI, I Ketut Suabawa, CHA juga memberikan semangat bagi anggota AHLI yang baru bergabung. Menurut Ketut Swabawa, AHLI adalah media berkarya melalui semangat kolaborasi.

“Melalui semangat kolaborasi kita manfaatkan Momentum saat ini untuk berkarya nyata. Hindari persainganndan gesekan yang tidka sehat. Collaboration is a new competition. Semua program kerja kita adalah strategis yang aplikatif, kontributif dan solutif. AHLI jangan jadi asosiasi latahan, namun harus inovatif dan akseleratif. Kolaborasi adalah kekuatan besar dalam maju bersama mencapai tujuan” kata Ketut Swabawa yang melanjutkannya dalam paparan webinar di rangkaian acara tersebut sebagai keynote speaker seminar dengan materi berjudul “Kolaborasi Nyata Untuk Maju Bersama”.

Dari pemerintahan yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Sumatera Selatan adalah Bapak Murri Alfiansah, S.STP (Kabid Pengembangan Destinasi dan Promosi) dan perwakilan industri ada Ketua GIPI Provinsi Sumsel, Ketua DPD ASITA,  Ketua BPD PHRI, Ketua DPD MASATA, Staf Ahli Walikota Palembang dan Staf Khusus Gubernur Prov Sumatera Selatan, serta undangan dari akademik dan pelaku industri lainnya.

Pada layar online juga tampak hadir para pendiri atau Dewan Pertimbangan, dewan penasehat dan pengurus DPP AHLI, para ketua dan perwakilan DPD AHLI se-Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.