Berita Nasional Terpercaya

Ingin Karyawan Maksimal Bekerja Saat Ramadhan?

Kondisi internal perusahaan di masa Ramadhan juga harus disiapkan matang-matang

1

Bernas.id  – Saat Ramadhan datang, ada beberapa persiapan krusial yang berjalan sejak jauh-jauh hari terkait kondisi UMKM yang Anda miliki. Selain memikirkan tentang pemasaran digital, bagaimana menghasilkan penjualan, dan bagaimana mendapatkan keuntungan, kondisi internal juga harus dimatangkan. Salah satu persiapan kondisi internal adalah bagaimana mendukung karyawan agar tetap aktif dan maksimal bekerja sekaligus mampu menjalankan ibadah puasa seperti masyarakat pada umumnya.

Baca juga: 3 Motivasi Agar Karyawan UMKM Mau Bekerja Giat Dengan Gaji Seadanya

Untuk itu, ada sejumlah cara dan panduan yang bisa Anda ikuti untuk memahami, mendorong, dan mengoptimalkan performa para karyawan selama bulan Ramadhan tanpa harus merugikan mereka. Berikut ini ringkasan panduannya:

 

1. Pahami Efek Puasa Saat Karyawan Bekerja

Puasa di siang hari akan memiliki efek yang berbeda pada setiap individu. Sebagai pengusaha dan pemilik UMKM, Anda wajib waspada pada kemungkinan menurunnya tingkat produktivitas karyawan, terutama pada minggu pertama bulan Ramadhan.

Anda harus memahami kondisi tersebut dan mengambil langkah-langkah praktis untuk mengurangi efeknya. Sejumlah contoh langkah efektif yang bisa diterapkan adalah menjadwalkan rapat penting di pagi hari dan mengizinkan karyawan untuk beristirahat saat mereka menunjukkan kelelahan.

 

2. Pertimbangkan Fleksibilitas Waktu Kerja Karyawan

Jika memungkinkan, tawarkan jam kerja yang fleksibel selama bulan Ramadhan. Misalnya, memulai pekerjaan pada pukul 09.00 pagi.

Jam kerja yang fleksibel akan memungkinkan karyawan menyelesaikan pekerjaan lebih awal dan bekerja dengan maksimal. Sisi positif lainnya adalah menghindari aktivitas mental atau fisik yang berat pada jam-jam menjelang buka puasa.

Baca juga: 10 Cara Memaksimalkan Facebook Dan Instagram Bagi Bisnis UMKM Selama Ramadhan

Sebagai pemilik UMKM, Anda juga perlu mempertimbangkan fleksibilitas seputar tugas karyawan. Misalnya, mengharuskan karyawan bertemu klien sambil makan siang bukanlah pilihan bijak. Alternatifnya, pertimbangkan apakah lokasi pertemuan dapat diubah atau setidaknya ada kesepakatan bahwa makanan tidak akan disajikan.

Ingin-Karyawan-Maksimal-Bekerja-Saat-Ramadhan

 

3. Kelola Permintaan Liburan Secara Positif

Sejumlah pemilik UMKM memiliki kebijakan penanganan khusus dan positif pada setiap permintaan liburan hari raya keagamaan. Menolak permintaan liburan untuk menjalankan ibadah agama bisa menjadi tindakan diskriminatif. Karena itu, Anda perlu memastikan bahwa para karyawan terlibat dalam diskusi tentang cuti liburan saat harus berhadapan kondisi bisnis.

Walau begitu, meliburkan karyawan secara serampangan tentu merugikan bisnis. Akan tetapi menolak permintaan cuti liburan para karyawan di bulan Ramadhan bukanlah tindakan yang bijak. Oleh karenanya, pastikan Anda dan karyawan mendiskusikan permintaan liburan secara baik dan positif.

 

4. Memperkenalkan Kebijakan Ketaatan Beragama

Sebagai pengusaha dan pemilik UMKM, Anda bisa menggabungkan bisnis dengan kondisi mendorong karyawan untuk taat beragama. Kebijakan ini akan menyatakan bagaimana bisnis Anda mendukung karyawan yang menjalankan ibadah.

Baca juga: 4 Cara Meningkatkan Performa Bisnis UMKM Selama Dan Setelah Ramadhan

Beberapa contoh kebijakan tersebut adalah menyediakan fasilitas untuk sholat, menerapkan aturan khusus untuk permintaan hari libur agama, memiliki karyawan dari berbagai agama, dan tidak fokus pada 1 agama tertentu.

 

5. Maksimalkan Kesadaran Beribadaha dan Bekerja  Pada Karyawan

Puasa dan kelelahan selama Ramadhan dapat mempengaruhi kepribadian karyawan sehingga membuat mereka cepat marah atau mudah tersinggung.

Untuk itu, Anda bisa memberi pemahaman dan informasi umum kepada seluruh karyawan untuk selalu sadar dan saling membantu antar rekan apalagi terjadi kondisi yang mengganggu psikologis. Dengan begitu, para karyawan memiliki jaminan kondisi psikologis yang memungkinkan mereka bekerja lebih maksimal. Sebagai refrensi lain terkait kinerja dan prestasi karyawan, Anda bisa membaca artikel berjudul 3 Cara Menentukan Gaji Karyawan UMKM Yang Tepat.

1 Comment
  1. […] Baca juga: Ingin Karyawan Maksimal Bekerja Saat Ramadhan?  […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.