Berita Nasional Terpercaya

Bagaimana Memulai Bisnis UMKM? Berikut 3 Langkah Vitalnya

3 Langkah krusial membuka bisnis UMKM di tahun 2022

0

Bernas.id – Memulai bisnis adalah salah satu pengalaman paling menarik dan bermanfaat bagi siapa saja. Tapi bagaimana atau dari mana memulainya? Ada banyak cara berbeda untuk memulai bisnis UMKM miliki Anda sendiri.

Ada sejumlah faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk memulai serta membangun bisnis UMKM, seperti ide bisnis, berapa banyak waktu yang Anda miliki, dan jumlah uang yang ingin Anda masukkan sebagai modal.

Memulai bisnis UMKM berarti memerlukan perencanaan keuangan, hukum, dan strategis yang cermat. Karenanya, berikut ini 3 langkah mudah yang akan membantu Anda memulai bisnis dengan langkah yang benar:

 

1. Miliki Pola Pikir yang Benar

Banyak orang sering mendengar tentang kesuksesan dalam semalam, seperti kontroversial crazy rich Indonesia dari Malang. Namun, tidak semua hal bisa sesederhana itu, banyak yang tidak tahu bagaimana pengusaha bermimpi, membangun, dan memosisikan diri.

Baca juga: 5 Perubahan Bisnis UMKM Yang Harus Dilakukan Di 2022 Agar Terus Tumbuh

Karena itulah, cobalah untuk terus fokus pada perjalanan bisnis UMKM yang Anda bangun dan jangan membandingkan dengan kesuksesan orang lain.

Pemilik UMKM baru punya kecenderungan memiliki motivasi menggebu-gebu pada awal memulai bisnis. Untuk itu, perlu adanya pengorbanan agar motivasi yang menggebu-gebu tersebut tetap terjaga selama bisnis tumbuh. Pengorbanan tersebut bisa seperti membuat kebiasaan dan rutinitas baru yang menguatkan Anda saat motivasi hilang.

Trik berikutnya untuk menjaga pola pikir selama berbisnis adalah menuliskan setiap langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan usaha UMKM Anda. Kemudian, urutkan langkah-langkah tersebut berdasarkan apa yang perlu dilakukan terlebih dahulu.

Beberapa langkah akan memakan waktu beberapa menit, sementara yang lain membutuhkan waktu berhari-hari. Apa pun itu, pastikan Anda selalu melangkah dan melakukan kemajuan dalam setiap periode singkat.

Ilustrasi memulai bisnis UMKM online

 

2. Sempurnakan Ide Bisnis UMKM Anda

Sebagian besar saran bisnis yang beredar saat ini sering memberi saran untuk memonetisasi apa yang Anda sukai. Sayangnya, tidak semua saran bisnis memberitahu modal pentingnya. Untuk bisa memonetisasi sesuatu, Anda harus paham bahwa hal tersebut menguntungkan dan benar-benar menguasai.

Misalnya, Anda menyukai musik dan ingin memonetisasi kesukaan tersebut. Karenanya, buatlah identifikasi dan analisa seberapa layak ide bisnis musik itu, seberapa menguntungkan, dan seberapa ahli kemampuan Anda di musik?

Baca juga: 5 Perubahan Bisnis UMKM Yang Harus Dilakukan Di 2022 Agar Terus Tumbuh

Jika tidak ada gagasan kuat tentang apa yang akan terjadi pada bisnis Anda, cobalah identifikasi masalahnya dengan pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apa yang Anda suka lakukan?
  • Apa yang Anda benci untuk dilakukan?
  • Dapatkah Anda mengidentifikasi sejumlah cara mengatasi kedua poin di atas?

Jika wirausaha sudah memiliki ide bisnis, 3 pertanyaan di atas akan membantu. Setelah Anda memiliki ide, ukur dan identifikasilah berdasarkan apakah Anda ahli dalam hal itu dan apakah itu menguntungkan.

 

3. Kenali Pesaing, Pasar, dan Industri Bisnis UMKM Anda

Sebagian besar pengusaha UMKM sering terlalu fokus pada produk mereka daripada mengenal persaingan. Jika Anda pernah mengajukan permohonan pendanaan atau sedang berusaha menggaet investasi, maka investor ingin tahu: apa yang membedakan Anda (atau ide bisnis Anda) dengan kompetitor?

Jika analisis pasar menunjukkan bisnis UMKM Anda terlalu banyak kompetisi, maka segerelah membuat pendekatan alternatif. Sebagai contoh, bisnis layanan pembersihan rumah sudah terlalu banyak kompetitor di wilayah Anda, maka cobalah buat pendekatan berbeda, seperti membuat layanan pembersihan sofa, pembersihan hewan peliharaan, dan lain sebagainya.

Baca juga: 10 Cara Memaksimalkan Facebook Dan Instagram Bagi Bisnis UMKM Selama Ramadhan?

Secara sederhana, tahap pertama dari setiap studi kompetitor adalah penelitian utama. Untuk bisa melakukan penelitian utama, pengusaha UMKM memerlukan perolehan data langsung dari pelanggan potensial. Anda dapat menggunakan kuesioner, survei, dan wawancara untuk mempelajari keinginan konsumen. Sebisa mungkin, hindari menarik kesimpulan atau asumsi dari apa yang terjadi di masa lalu.

Manfaatkan sumber informasi yang ada di internet, seperti data sensus atau data analisis Instagram, untuk mengumpulkan informasi. Data-data tersebut perlu untuk dipelajari, disusun, dan dianalisis dengan berbagai cara yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Setelah itu, lakukan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats. Melakukan analisis SWOT memungkinkan pengusaha untuk melihat fakta tentang bagaimana kinerja produk atau ide bisnisnya saat masuk ke pasar. Selain itu, SWOT juga dapat membantu Anda membuat keputusan tentang arah ide bisnis UMKM yang akan berjalan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.