Berita Nasional Terpercaya

Kemenkes Ingatkan Masyarakat Tak Andalkan Vaksin Booster di Posko Mudik

0

JAKARTA, BERNAS.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar tak mengandalkan vaksin booster di posko-posko mudik Lebaran 2022. Sebab, kuota vaksin virus corona (Covid-19) baik primer maupun dosis lanjutan alias booster tak sampai 100 dosis per posko.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes RI saat ini masih berkoordinasi bersama Kementerian Perhubungan dan TNI/Polri untuk kesiapan posko vaksinasi mudik. Ia pun mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kuota vaksinasi Puskesmas bisa 100-200 dosis, sementara kalau di posko mudik mungkin hanya kurang dari 100 kuota vaksin yang kita berikan,” kata Nadia dalam acara daring, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga Kian Dekati Lebaran, Begini Situasi Laju Pemudik Ke DIY

Jika warga melakukan vaksinasi pada saat hari H mudik, Nadia mengingatkan terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dengan derajat ringan maupun sedang yang akan dialami warga. KIPI tersebut dikhawatirkan malah mengganggu perjalanan mudik.

Nadia juga menjelaskan, secara patologi masing-masing tubuh memiliki kemampuan respons yang berbeda-beda dalam membentuk kekebalan tubuh terutama terhadap infeksi dan penularan virus corona.

Ia menyebut, para ahli imunologi sepaham bahwa proses pembentukan antibodi pada tubuh manusia rata-rata memakan waktu 1-2 pekan setelah penyuntikan vaksin. Dengan demikian, imunitas pasca vaksinasi tidak bisa terbentuk secara instan.

“Kami berharap, kita dapat menyampaikan kepada masyarakat sebaiknya segera lakukan vaksinasi sebelum mudik, sehingga mudik nyaman bisa kita rasakan,” ujarnya.

Baca Juga Menko PMK Imbau Pemudik Taat Prokes Agar Tidak Membawa Oleh-Oleh Covid-19

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan lampu hijau mudik lebaran tahun ini usai dua tahun Pemerintah memberlakukan aturan larangan mudik di tengah kondisi pandemi virus corona.

Pemerintah juga telah menetapkan libur panjang, yakni libur nasional Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan cuti bersama Idulfitri pada 29 April, 4, 5, 6 Mei 2022.

Terdapat sejumlah syarat wajib mudik terkait kondisi Covid-19, salah satunya warga sudah menerima booster tidak perlu melampirkan hasil negatif Covid-19 saat akan mengakses transportasi umum pada saat mudik lebaran yang akan terjadi dalam waktu dekat.

Sementara warga yang baru menerima vaksin dua dosis wajib melakukan pemeriksaan rapid test antigen, dan warga yang baru menerima vaksin Covid-19 satu dosis harus melampirkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.