Berita Nasional Terpercaya

Erdogan Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali Sejak Kematian Khashoggi

0

ARAB SAUDI, BERNAS.ID – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan memasuki Ka’bah dengan penjagaan ketat untuk menjalankan ibadah umrah. Ibadah itu ia lakukan di sela kunjungannya ke Arab Saudi.

Kunjungan Erdogan ke Arab Saudi merupakan yang pertama semenjak kematian jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018. Media lokal Haramain Sharifain mengunggah video Erdogan saat berjalan memasuki Ka’bah dengan penjagaan ketat.

“Sekarang: Yang Mulia Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki tiba dengan delegasinya untuk melakukan umrah dan akan memasuki Ka’bah,” tulis media Haramain Sharifain.

Baca Juga IMF: Perang Rusia- Ukraina Bikin Dunia Terancam Resesi

Kunjungan Erdogan dilakukan di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi Turki. “Kami percaya, meningkatkan kerja sama di berbagai bidang termasuk pertahanan dan keuangan adalah kepentingan bersama kami,” kata Erdogan di AFP, Jumat (29/4/2022).

Diketahui, Turki saat ini dilanda berbagai tantangan ekonomi. Inflasi mereka melonjak dan mata uang mereka jatuh. Harapannya, kunjungan Erdogan ke Arab ini diharapkan mampu menggalang dukungan keuangan dari negara-negara Teluk.

Sebelumnya, Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul. Namun, jenazahnya tak pernah ditemukan. Turki sebenarnya melanjutkan penyelidikan atas pembunuhan kolumnis Washington Post ini. Bahkan Erdogan menyebut pembunuhan diperintahkan tokoh ‘tingkat tertinggi’ pemerintah Saudi.

Baca Juga Pemerintah Inggris Kini Melatih Tentara Ukraina

Tindakan dan pernyataan Turki memicu kemarahan Saudi. Alhasil, Saudi memboikot impor utama Turki. Akan tetapi, hubungan perdagangan kedua negara berangsur membaik.

Analis politik Arab Saudi, Ali Shihabi mengatakan, pertemuan Erdogan dan Pangeran Mohammed seolah jadi kemenangan Saudi. Meski Erdogan terlihat seperti ‘pengemis’, kerja sama ini nantinya menguntungkan kedua negara.

“(Turki) membutuhkan arus perdagangan dan pariwisata dari Saudi, dan Saudi lebih suka dia ‘berpihak’ dalam berbagai masalah regional dan mungkin terbuka untuk membeli senjata dari Turki,” katanya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.