Berita Nasional Terpercaya

FBI Minta Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng dan BBM

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Federasi Buruh Indonesia (FBI) mengeluarkan pernyataan sikap terkait kondisi terkini di masyarakat. Lima pernyataan sikap tersebut disampaikan disela acara buka puasa bersama FBI dan wartawan, Sabtu (9/4/2022) di Resto & Pemancingan Wish Louwe Sleman.

“Yang pertama kami meminta pemerintah lebih memiliki rasa kepedulian kepada masyarakat kecil atau buruh, dimana saat sedang sulit malah harga-harga malah melejit,” kata Ketua Umum DPP FBI, Ahmad Mustaqim.

Kedua, DPP FBI meminta kepada pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng dan BBM. Karena keputusan menaikan harga ditengah kesusahan para buruh saat ini dirasa tidak pas.

“Selanjutnya yang ketiga adalah kami dari Federasi Buruh Indonesia menolak adanya pengkhianatan konstitusi untuk jabatan Presiden tiga periode. Karena itu menyalahi konstitusi,” tegas Ahmad.

Baca Juga : Puluhan Buruh Mencari Keadilan Di PHI Yogyakarta

Sikap FBI yang keempat adalah meminta kepada pemerintah agar masyarakat dapat lebih leluasa berekspresi. Terlebih sambung Ahmad disaat munculnya peraturan boleh mudik ditengah pandemi seperti sekarang ini.

“Apabila ada masyarakat atau buruh yang sedang bertugas atau mudik, tidak usah lah menggunakan syarat booster ataupun hasil negatif tes PCR ataupun Antigen, karena itu dirasa sangat memberatkan mereka disaat para buruh mau bertemu keluarganya di kampung halaman,” tandas Ahmad.

Yang terakhir, Federasi Buruh Indonesia meminta kepada pemerintah untuk lebih fleksibel dalam memberikan kebijakan dan peraturan kepada nelayan.

Baca Juga : Ketum KSPSI: Setelah Bangun Dari Pingsan Akan Mereaktivasi Semuanya

“Kami banyak menerima aduan dari anggota kami nelayan, mereka dipersulit dan dibatasi harus 30 mil laut dari pulau apabila ingin bernelayan, sehingga kalau terjadi badai yang besar, kondisi keselamatan ABK sangat riskan,” kata Ahmad.

Pada kesempatan yang sama, FBI juga menyoroti kinerja beberapa Menteri di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. “Kami meminta turunkan Menteri-Menteri yang tidak bisa bekerja, yang semakin melambungkan harga-harga bahan pokok maupun BBM,” katanya.

Karena Menteri-Menteri tersebut menurut Ahmad Mustaqim telah mengkhianati 9 Nawacita Presiden Jokowi. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.