Berita Nasional Terpercaya

Anak Eks Diktator Marcos Unggul dalam Survei Pilpres FIlipina

0

FILIPINA, BERNAS.ID – Filipina akan melaksanakan pemilihan presiden (pilpres) pada hari Senin, 9 Mei 2022 mendatang dengan 67 juta warga Filipina lebih telah mendaftar. Pilpres 9 Mei akan memilih sosok presiden pengganti Rodrigo Duterte, Presiden FIlipina sekarang.

Yang menarik, anak Eks Diktator Ferdinand Marcos, yaitu Marcos Jr justru unggul dalam survei pra-pemilihan di Pilpres Filipina. Marcos Jr diyakini lebih unggul dari pesaingnya pada pemilihan Presiden (Pilpres), sebab satu dari dua warga FIlipina akan memilihnya pada Pilpres.

Baca Juga Menpan RB Izinkan ASN WFH Sepekan Mulai Senin

Diketahui, keluarga Marcos yang memerintah selama 21 tahun telah mengumpulkan kekayaan haram dari Pemerintah Filipina sekitar US$5 miliar hingga US$10 miliar. Kondisi itu membuat Filipina terjerumus ke dalam utang dan upaya pemulihan aset negara terus berlanjut hingga hari ini.

Namun, sejumlah analis menyebut pemilihan presiden Filipina 9 Mei menjadi cara untuk menguji kepercayaan orang Filipina dalam demokrasi.

Sosiolog Nicole Curato, peneliti tentang preferensi pemilih untuk Marcos Jr mengatakan keluarga Marcos tidak bisa disalahkan begitu saja saat kembali ke panggung politik. Ia juga mengungkapkan pendukung Marcos Jr tidak bisa dipandang sebagai produk manipulasi atau disinformasi.

“Banyak orang tidak puas dengan cara Filipina merayakan demokrasi karena tidak benar-benar memberikan hasil dalam hal pekerjaan yang lebih baik, dalam hal pengentasan kemiskinan,” ujar Curato seperti diberitakan Channel News Asia, Sabtu (7/5/2022).

“Jadi saya benar-benar tidak akan mengabaikan pendukung Marcos Jr sebagai orang yang dimanipulasi, orang yang tidak berpikir, atau orang yang hanya mengambil jalan pintas intelektual,” lanjutnya.

Baca Juga DPR Minta Imbauan Kapolri Soal WFH Cegah Macet Arus Balik Ditindaklanjuti

Sementara itu, poster kampanye Marcos Jr dengan pasangan wakil presidennya dan putri presiden saat ini Sara Duterte mulai banyak dipajang bahkan di luar museum Batac yang merupakan kota kelahiran Ferdinand E Marcos Sr.

Dari tingkah laku hingga jingle kampanye hingga slogan, Marcos Jr secara konsisten mengambil dari buku pedoman ayahnya. Seruan Marcos Jr agar Filipina ‘bangkit kembali’ mengingatkan pada slogan kampanye ayahnya pada 1965: “Kami akan membuat bangsa ini hebat kembali”.

Kalimat itu kerap diulangi oleh Marcos Sr dalam pidato pelantikannya sebagai presiden tahun itu.

Kampanye yang mirip dengan ayahnya menjadi salah satu alasan pemilih ingin memilihnya pada pada pilpres mendatang. Ia juga dinilai bisa membawa perubahan bagi rakyat Filipina.

“Saya memilih Marcos Jr karena saya melihat apa yang bisa dilakukan ayahnya. Dalam pidatonya, yang dia inginkan adalah persatuan dan tidak ada pertengkaran,” kata Adriana Nadonga, salah satu pendukung Marcos Jr.

“Hampir 35 tahun (demokrasi), dan tidak ada yang berubah. Lebih banyak orang Filipina menjadi miskin. Kami akan memilih Marcos Jr. Dia akan membawa perubahan ke negara kami,” tambah pendukung lainnya.

Ia menilai seruan tersebut menarik di saat orang begitu lelah dengan pandemi, di saat orang hanya mencari sesuatu yang akan membuat mereka merasa baik. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.