Berita Nasional Terpercaya

GP Ansor DIY Desak Polisi Menindak Tegas Penyebar Hoax Menteri Agama Batalkan Haji

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Syaifuddin menegaskan, berita yang beredar di media sosial (medsos) mengenai pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2022 dan dananya akan dipergunakan untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merupakan berita sesat atau hoax.

Syaifuddin dalam keterangan persnya di Kantor Kesekretariatan PW Ansor DIY, Minggu (8/5/2022) siang mendesak pihak kepolisian agar segera menindak tegas oknum penyebar berita bohong tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, karena jelas itu fitnah dan menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga : 63 Jemaah Calon Haji 2022 Asal DIY Mengundurkan Diri

“Sungguh sangat tidak benar berita itu bahwa Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas akan membatalkan pemberangkatan Haji 2022 dan dananya akan digunakan untuk membangun IKN Nusantara. Itu berita bohong, sesat atau hoaks,” tegas pria yang akrab disapa Kang Udin tersebut.

Keterangan pers tersebut dikeluarkan oleh PW GP Ansor DIY untuk merespon informasi yang beredar dan telah membuat gaduh di masyarakat terkait tangkapan layar sebuah berita online dengan narasi bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut Haji tahun 2022 dibatalkan, karena dananya akan digunakan terlebih dahulu untuk membangun IKN Nusantara.

Baca Juga : Kemenag Sebut Kuota Untuk Haji Khusus Tetap 8 Persen Di Tahun 2022

Faktanya, judul berita yang beredar tersebut telah diedit. Pada berita yang sebenarnya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan pemerintah tidak akan menghentikan pemberangkatan jamaah ibadah umroh yang telah dibuka sejak 8 Januari 2022 lalu.

Menyikapi hal itu, Kang Udin berharap agar masyarakat tidak mudah termakan berita bohong atau hoax, karena itu sengaja dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat kegaduhan. Sehingga polisi juga harus reaktif untuk merespon hal-hal yang seperti ini. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.