Berita Nasional Terpercaya

TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 di Bantul Sasar Padukuhan Watugedug

1

BANTUL, BERNAS.ID – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 Kabupaten Bantul dibuka hari Rabu (11/5/2022), dengan sasaram Dusun Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan. Pembukaan acara ini dilangsungkan di Pelataran Diorama, kompleks obyek wisata Goa Selarong, Kalurahan Guwosari, Pajangan, Bantul.

Pogram TMMD Sengkuyung merupakan sinergitas antara TNI AD, pemerintah kabupaten, dan masyarakat. Kegiatan ini mengakomodasi aspirasi masyarakat terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat.

“TMMD ini menjaga dan memperkuat serta menumbuhkan kearifan lokal yakni gotong royong sebagai saripati nilai-nilai keindonesiaan, selain itu esensi kultur ketimuran berkat TMMD dapat terjaga dengan baik,” ujar Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, dalam sambutannya.

Baca Juga : Kapendam Brawijaya Ingatkan Patuhi Prokes Di Lokasi TMMD

Sasaran fisik yang akan dibangun dalam TMMD kali ini adalah pembuatan cor blok jalan dengan total panjang 832 m yang berada di tiga titik dan pembangunan satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Teguh Hidayat, warga Dusun Watugedug RT 001, Guwosari, Pajangan, Bantul.

Sementara itu sasaran non fisiknya berupa pelatihan bela negara, kamtibmas, penanggulangan Covid-19, stunting, posyandu, posbindu, dan penyuluhan pokdarwis.

Baca Juga : TNI AD Wacanakan Pembuatan Sumber Air Bersih Untuk Masyarakat

Rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 diperkirakan akan rampung pada minggu kedua Juni mendatang dengan melibatkan kurang lebih 115 orang yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Linmas, Tagana, serta masyarakat.

Pembangunan dengan nilai anggaran Rp 370 juta ini disokong oleh APBD Provinsi, APBD Bantul, APBKal, dan swadaya masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan TMMD ini. Kita berharap kegiatan ini dapat membangun optimisme dan ketahanan diri dalam menghadapi tantanga, karena program TMMD ini dapat meneguhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat untuk bersama mengelola sumber daya dan potensi desa agar semakin maju dan mandiri,” ungkap Halim. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.