Berita Nasional Terpercaya

ALOR PETA Jogja Minta Aparat Tegas Terkait Dugaan Makar

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Aliansi Organisasi Masyarakat Pembela Tanah Air (ALOR PETA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendesak pihak berwajib tegas untuk menangani dugaan makar di Yogyakarta. Laporan yang disampaikan terkait makar dan pengibaran Bintang Kejora di Titik Nol Kilometer pada tanggal 1 Desember 2021 lalu.

Baca Juga Penembakan Dan Ledakan Bom Mewarnai Pilpres Filipina

Koordinator ALOR PETA DIY, sekaligus Ketua Pekat IB DIY, Dani Eko Wiyono mengatakan, sejak laporan dugaan itu dilayangkan ke pihak kepolisian merasa tidak ada keseriusan yang dilakukan pihak berwenang.

“Kami sangat menyayangkan pembiaran dari aparat dan pemerintah daerah terhadap isu dugaan makar, dan pengibaran bendera Bintang Kejora oleh sejumlah oknum di Titik Nol Kilometer,” terang Dani beberapa waktu lalu ke wartawan.

Ia mengatakan, pihaknya tak mempersoalkan aksi mahasiswa untuk penyampaian pendapat karena sudah diatur dalam undang-undang. “Yang kami sayangkan ada oknum yang berusaha mencederai NKRI ini. Harusnya aparat lebih tegas dalam menangani persoalan ini,” terang dia.

Baca Juga Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Di Sleman

Dani mengatakan, ancaman terbesar jika upaya itu tak segera ditangani akan menimbulkan banyak persoalan, meski tidak langsung dirasakan, dampaknya bisa terjadi di kemudian hari. “Antisipasi itu kan harus dilakukan. Potensi terjadinya bentrok sangat besar, krisis sosial bisa saja terjadi,” kata dia.

Ia juga menyebut jika tak ditangani akan berdampak pada kepercayaan warga terhadap aparat ke depan. Untuk itu, dugaan makar dan pengibaran bendera Bintang Kejora itu harus menjadi perhatian serius.

Dani mengaku kecewa dengan ulah oknum yang mempertegas gerakan separatis yang dibalut dengan aksi demonstrasi. “Separatis melanggar Pergub 1 Tahun 2021. Selain itu aksi 1 Desember 2021 itu juga melanggar jarak objek vital sejauh 500 meter,” katanya.

Ia pun meminta segara ada upaya dari aparat melanjutkan laporan tersebut agar aksi separatis dan dugaan makar tak berkembang di Indonesia, terutama di Yogyakarta. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.