Berita Nasional Terpercaya

Tanggung Jawab Bersama untuk Memastikan Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan (SDGs 12)

0

BERNAS.ID – Pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat menyebabkan peningkatan aktivitas konsumsi dan produksi dunia. Hal ini seiring dengan kemajuan ekonomi dan teknologi yang disertai dengan degradasi lingkungan yang membahayakan bagi pembangunan di masa yang akan datang.

Beberapa fakta yang dikutip dari website (www.un.org) menyebutkan bahwa populasi global akan mencapai 9,6 miliar pada tahun 2050 yang setara dengan hampir 3 planet untuk menyediakan sumber daya alam yang dibutuhkan bagi gaya hidup saat ini.

Prosentase air segar di dunia sejumlah kurang dari 3%, diantaranya 2,5% membeku di Antartika, Artik dan gletser dan sisanya 0,5% untuk kebutuhan manusia dan ekosistem di bumi. Konsumsi energi yang meningkat baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun manufaktur menyebabkan meningkatnya emisi CO2 yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan aktivitas konsumsi dan produksi secara berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan sekarang maupun di masa yang akan datang.

Secara umum pengguna sumber daya alam dibagi menjadi 2, yaitu pengelola bisnis dan konsumen. Baik pengelola bisnis maupun konsumen dapat memberikan peranan bagi terwujudnya konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Sebagai pengelola bisnis, hal yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi siklus hidup produk untuk meningkatkan inovasi dan desain produk sehingga dapat mengurangi dampak negatif bagi lingkungan.

Selain itu, pengelola bisnis dapat menciptakan gaya hidup baru yang lebih berkelanjutan agar dapat diikuti dan menjadi trend. Sedangkan sebagai konsumen, yang dapat dilakukan adalah mengurangi sampah baik pribadi maupun rumah tangga dan menerapkan pola berpikir untuk lebih memilih produk yang ramah lingkungan.

Baca juga: Akuntansi Lingkungan: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Penerapannya

Diadopsi dari KTT Dunia tahun 2012, kerangka 10YFP (10 Year Framework of Programmes on Sustainable Consumption and Production) dibuat dan membentuk Jaringan One Planet sebagai komitmen dalam pembangunan berkelanjutan.

Terdapat 6 program diantaranya: pengadaan umum, bangunan dan konstruksi, pariwisata, sistem pangan, informasi konsumen, gaya hidup dan
pendidikan. Dengan tercapainya SDG 12, maka secara bersama-sama akan berkontribusi terhadap pencapaian hampir semua SDG lainnya.

Baca juga: Bisnis Online Yang Semakin Ramai Berdampak Pada Lingkungan

Berikut beberapa target dan sasaran pada SDGs ke-12, diantaranya:

1) pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan dan efisien,

2) mengurangi separuh limbah makanan global per kapita di tingkat ritel dan konsumen serta mengurangi kehilangan makanan di sepanjang rantai produksi dan pasokan,

3) pengelolaan bahan kimia yang ramah lingkungan dan limbah sepanjang siklus hidupnya,

4) mengurangi timbunan sampah melalui pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan penggunaan kembali,

5) mendorong perusahaan besar dan tradisional untuk menerapkan keberlanjutan dan mengintegrasikan informasi keberlanjutan ke dalam siklus pelaporan,

6) memastikan bahwa orang dimanapun paham dan memiliki kesadaran untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan merubah gaya hidup,

7) mendukung negara-negara berkembang untuk memperkuat kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bergerak menuju konsumsi dan produksi yang berkelanjutan,

8) mengembangkan dan menerapkan alat untuk memantau dampak pembangunan berkelanjutan untuk pariwisata berkelanjutan,

9) merestrukturisasi perpajakan dan menghapus secara berkala subsidi bahan bakar fosil,

10) mempromosikan praktek pengadaan publik yang berkelanjutan sesuai dengan kebijakan dan prioritas nasional.

(Penulis: Vaniloran Elysa Andriani, Dosen Teknik Industri Universitas Mahakarya Asia)

Sumber: http://www.un.org/sustainabledevelopment

Leave A Reply

Your email address will not be published.