Berita Nasional Terpercaya

9 Domba di Sleman Positif Terpapar PMK

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyebut ada 9 domba yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Berdasarkan keterangan pemilik domba, dua domba yang positif PMK dibeli dari Kabupaten Bantul dan berasal dari Garut, Jawa Barat.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa pun meninjau langsung kondisi ternak sapi di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping, Sleman. Ia mengatakan, kondisi hewan ternak di pasar hewan dalam keadaan sehat dan aman dari paparan virus PMK.

“Dari hasil pemantauan, hewan di sini kondisinya masih dalam keadaan sehat dan aman. Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman juga terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap kesehatan hewan ternak,” jelas Danang, Sabtu (21/5/2022).

“Kondisi hewan dari paparan virus PMK di sini masih aman. Kalaupun ada, bukan berasal dari Sleman tapi berasal dari ternak luar daerah,” imbuhnya.

Baca Juga Militer Rusia Latihan Tembak Rudal Nuklir

Lanjut tambahnya, pengawasan tak hanya dilakukan saat hewan sudah berada di pasar, tapi juga dimulai dari proses penerimaan hewan. “Terdapat regulasi yang diterapkan dalam menerima hewan ternak. Setiap hewan yang masuk akan diperiksa kondisi kesehatannya terlebih dahulu,” ujarnya.

“Jika dari pemeriksaan dan pengawasan hewan dalam keadaan sehat, diperbolehkan untuk masuk. Akan tetapi, jika hewan menunjukkan indikasi terpapar virus PMK, maka akan dikembalikan ke daerah asalnya,” imbuhnya.

Danang menyampaikan, Kabupaten Sleman saat ini menggalakkan langkah penanganan terpadu dengan memberikan pengobatan suportif berupa vitamin A, D, E, desinfeksi peralatan dan area kandang setiap hari. “Selain itu, dokter siaga juga disiapkan untuk melakukan pemantauan secara langsung,” ucapnya.

Baca Juga Pemda DIY Diminta Bertanggung Jawab Kelola Sampah Secara Profesional

Ia pun turut mengapresiasi kesadaran para pedagang untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK di kabupaten Sleman. “Kesadaran para pedagang di sini juga tinggi. Kondisi saat ini pedagang tidak berani membeli hewan ternak dari luar. Sehingga di lingkungan Sleman, saat ini dalam keadaan aman,” ucapnya.

Untuk memastikan kondisi hewan ternak di Sleman tetap aman jelang hari Raya Idul Adha, Danang menyampaikan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman turut melakukan pemantauan di beberapa pasar. Ia pun mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan terkait kondisi hewan ternak di Sleman. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.