Berita Nasional Terpercaya

Warga Jongkang Baru Senang Dapat Bantuan Gamelan Komplit dari Pemda DIY

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Dinas Kebudayaan DIY (Kundha Kabudayan) DIY menyerahkan bantuan seperangkat gamelan gagrag Ngayogyakarta kepada Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo RW 37, Jongkang Baru, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Kamis (2/6/2022). Ini adalah rangkaian terakhir penyerahan bantuan hibah gamelan dari Pemda DIY ke 14 dusun/kelompok di DIY kloter pertama tahun 2022.

Penyerahan gamelan secara simbolis dilakukan Kasi Monitoring dan Evaluasi Dinas Kebudayaan DIY Joy Jatmiko Abdi kepada Mudji Haryanto, sesepuh Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo.

“Kami ucapkan terimakasih karena beban merawat gamelan ini cukup berat, lebih berat lagi beban menyampaikan seni tradisional ini ke generasi muda,” ujar Joy.

Baca juga: Serunya Belajar Matematika Melalui Gamelan Jawa

“Kami minta gamelan ini rutin ditabuh. Rusak tidak apa-apa. Lebih baik rusak karena ditabuh daripada rusak karena ditumpuk [tidak dimainkan],” imbuhnya.

Kepala Desa Sariharjo, Sarbini menjelaskan, sebelumnya pihaknya mendapat banyak desakan dari berbagai komunitas seni di Sariharjo agar desanya bisa menerima bantuan gamelan dari pemerintah. Dengan diberikannya bantuan gamelan ini, pihaknya merasa banyak bersyukur.

“Kami berterima kasih atas pihak-pihak yang mempersiapkan proposal untuk mendapatkan bantuan gamelan ini,” jelas dia.

Ketua RW 37 Jongkang Baru, Ir. Sugino mengaku sangat berbahagia atas pemberian bantuan gamelan ini. Ia menjelaskan, pemberian hibah sarana gamelan ini tidak serta merta langsung diberikan begitu saja. Pihaknya telah mempersiapkan proposal pengajuan hibah gamelan ke Dinas Kebudayaan DIY. Selanjutnya ada tim yang melakukan verifikasi langsung ke calon penerima hibah. Mereka mengecek tempat, aktivitas budaya yang dilakukan, serta kelengkapan administrasi lembaga.

“Proposal dikirimkan kurang lebih satu tahun lalu, di masa pandemi,” jelasnya.

Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo memainkan gamelan baru (foto: Deny Hermawan)
Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo memainkan gamelan baru (foto: Deny Hermawan/Bernas.id)

 

Sementara itu anggota Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo Slamet Sudibyo juga mengaku senang dengan diberikannya bantuan gamelan ini. Sebab mulai kini warga di tempatnya pun bisa rutin berkegiatan berlatih karawitan di balai RW, menggunakan gamelan milik paguyuban. Sebelumnya, pihaknya berlatih dengan gamelan milik perorangan dari wilayah lain, yang kini sudah diambil pemiliknya.

“Memang ini bukan gamelan yang mahal sekali. Namun kami sangat senang dan berterimakasih. Apalagi yang diberikan lengkap set pelog dan slendro,” kata Slamet.

Baca juga: Menelusuri Jejak Gamelan Di Yogyakarta

Selain dihibahkan di Paguyuban Seni Karawitan Laras Budoyo, gamelan juga sudah dihibahkan oleh Dinas Kebudayaan DIY ke 13 sanggar budaya/kelompok seni lain di DIY.

Ini meliputi:

Kelompok Karawitan Ngudi Laras Tepus; Sanggar Budaya Karawitan Mulia Laras Ledoksari, Kepek, Wonosari, Gunung Kidul;

Bangun Krido Turonggo Bangunsari, Turi, Sleman;

Kelompok Karawitan “Laras Moyo” Mayangan, Trihanggo, Gamping, Sleman;

Perkumpulan Masyarakat ” Mentari Pagi” Wates, Kulonprogo;

Sanggar Laras Wirama Paten, Pundong, Bantul;

Sedyo Laras Sewon Argomulyo Cangkringan;

SD Kanisius Kadirojo Kadirojo, Purwomartani, Kalasan, Sleman;

Sanggar “Cikrak Kina Jogja” Berbah Sleman;

Sanggar Seni Jati Budaya Kagongan
Kalibawang, Kulonprogo;

Rumah Pintar “Semar Luru Ilmu” Bambanglipuro, Bantul;

Sanggar Omahku Wacana Wonosari, Gunungkidul; dan

Sanggar Gambiranom, Gambiran Umbulharjo Yogyakarta. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.