Berita Nasional Terpercaya

Bupati Sleman Resmikan Taman Lansia Ceria Bethesda di Kawasan Kaliurang

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan Taman Lansia Ceria Bethesda YAKKUM di Jalan Kaliurang, Pakem Sleman, Senin (6/6/2022). Bertujuan untuk mewujudkan Lansia yang ceria, singkatan dari cakap, sehat, berdaya, inovatif dan sejahtera.

Taman Lansia Ceria menyediakan layanan kesehatan mandiri seperti yoga, cek kesehatan, daycare lansia dan layanan lainnya sehingga lansia dapat semakin sehat secara holistik, baik dari sisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosialnya.

Ke depan, fasilitas taman lansia di Pakem ini akan banyak bekerjasama dengan komunitas-komunitas lansia seperti grup lansia berkesenian Sedyo Manunggal Kaliurang, kelompok lintas generasi dari berbagai wilayah, dan berbagai pihak lain yang mempunyai visi sejalan.

Baca Juga Guru Bangsa Buya Syafii Tutup Usia, Ganjar Pranowo Berkisah

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, nantinya Taman Lansia Ceria Bethesda bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk pemberdayaan. Ia menyebut saat ini di semua kapanewon sudah ada bina keluarga lansia. “Nanti pembinaan kita bantu kegiatannya bersama dinas sosial. Kita akan cover kesehatan apabila tidak mampu,” tuturnya.

Ia mengatakan, Taman Lansia Ceria Bethesda juga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata untuk lansia karena terletak di kawasan Kaliurang. Lansia yang datang dapat berkegiatan atau berolahraga di Kaliurang. “Ditambah di sini juga disediakan layanan kesehatan,” katanya.

Baca Juga Buya Syafii Ingin Hidupkan Kembali Muhammadiyah Di Kampung Halamannya, Sumatra Barat

Direktur RS Bethesda YAKKUM, dr Purwoadi Sujatno, SpPD, MPH mengatakan Taman Lansia Ceria dapat menjadi tempat para lansia untuk tetap produktif. “Tidak sekedar taman, tapi para lansia dapat eksis. Tidak hanya care (perawatan), tapi living yang artinya hidup sehari-hari. Merasa menjadi lansia yang produktif dan berinovasi karena ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini,” tuturnya.

Lanjut tambahnya, dr Purwoadi Sujatno menginginkan adanya kolaborasi pembinaan lansia karena di setiap kapanewon sudah ada pembinaan untuk lansia. Menurutnya, nanti setiap kapanewon secara periodik bisa menggunakan Taman Lansia Ceria untuk berkegiatan.

“Lalu, integrasi dengan dinas terkait, misal lansia yang datang dari seluruh Indonesia bisa berwisata di sini karena tempat ini memiliki sejarah yang kuat. Dinas terkait bisa berkolaborasi dan berkegiatan di sini, itu yang kita harapkan,” tuturnya.

Karena berlokasi di daerah rawan bencana, dr Purwoadi juga berharap Taman Lansia Ceria ini seharusnya bisa menjadi tempat atau pusat dalam perencanaan kalau terjadi bencana. “Ini kan tempatnya luas. Mari kita bisa membuat perencanaan atau disaster plan, misal untuk training-training disaster,” pungkasnya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.