Berita Nasional Terpercaya

Arab Saudi Akan Kembali Kirimkan Astronotnya ke Luar Angkasa

0

ARAB SAUDI, BERNAS.ID – Pangeran Arab Saudi, Sultan bin Salman mengatakan negaranya akan kembali mengirimkan astronotnya ke luar angkasa untuk kemajuan umat manusia. Pernyataan tersebut dilontarkan saat hari perayaan ke-37 keikutsertaan Pangeran Sultan ke misi luar angkasa.

“Kami harus kembali ke luar angkasa, tetapi kami harus kembali ke sana dengan pandangan tak hanya untuk membawa barang-barang kembali, tetapi juga mengembangkan teknologi untuk membantu kita di Bumi,” kata Pangeran Sultan diwawancarai kantor berita Al-Arabiya, Jumat (17/6).

Baca Juga Militer Rusia Latihan Tembak Rudal Nuklir

Ia pun menceritakan saat menjalankan misi dengan pesawat Discovery STS-51-G buatan NASA. Dirinya bergabung dengan lima warga Amerika dan satu warga Prancis untuk menempatkan tiga satelit ke orbit Bumi, termasuk satelit ARABSAT-1B. Pesawat itu lepas landas dari Pusat Luar Angkasa Kennedy di Florida pada 17 Juni 1985 pukul 07.33 pagi waktu lokal.

Ia mengatakan waktu itu merupakan kesempatannya melihat Bumi dari ketinggian yang jauh, lalu bisa mendapatkan perspektif baru akan kehidupan. “Bayangkan Anda hidup di kota kecil dan ada gunung besar, Anda tidak pernah ke gunung besar itu seumur hidup Anda. Lalu Anda pergi ke gunung itu melihat ke bawah, apakah Anda bisa membayangkannya?” kata Pangeran Sultan.

“Itu sangat menakjubkan. Itu sangat kecil dan rapuh, saya tidak tahu mengapa kita manusia, tidak mengingatkan diri kita setiap waktu. Kadang kita mengabaikan poin pentingnya,” imbuhnya.

Baca Juga Penembakan Dan Ledakan Bom Mewarnai Pilpres Filipina

Menurutnya, perspektif seperti itu harus dilihat oleh politikus atau masyarakat yang mengambil keputusan. “Lihatlah apa yang kita lakukan sekarang di 2022. Bisakah Anda membayangkan apa yang terjadi di dunia, dalam hal perang, dalam hal pengeboman, pembunuhan, dan sebagainya? Sepertinya kita tidak lagi melihat sejarah,” tuturnya lagi.

Sepanjang sejarah, anak Raja Salman ini menjadi orang Arab Muslim dan anggota kerajaan pertama yang pergi keluar dari Bumi. Hari itu jatuh bersamaan pada hari ke-19 Ramadan, membuat Pangeran Sultan menghadapi dilema karena harus berpuasa saat melakukan latihan berat sebelum berangkat.

Namun, Pangeran Sultan memilih melangsungkan puasa sembari bersiap akan misi itu. Ia melangsungkan puasa selama dua hari kala berada di luar angkasa, sebelum perayaan Ramadan usai.

Sebelum peluncuran, Pangeran Sultan bercerita kalau ibunya sempat melangsungkan Tawaf, yakni mengelilingi Ka’bah di Mekah. Ia berpikir jika ibunya bisa mengelilingi Ka’bah, ia juga bakal segera mengelilingi planet.

Pangeran Sultan juga bercerita ia membawa Al-Quran dan tasbih dalam misi tersebut. Ia juga mengatakan berhasil menyelesaikan satu buku kitab suci tersebut pada hari kelima misi. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.