Berita Nasional Terpercaya

Kontingen Pesparawi DIY Demo Tak Diberi Uang Saku, Begini Respons Pemda DIY

Bupati Sleman – 17 Agustus 2022
0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pada hari Minggu (26/6/2022) kemarin, muncul video dan foto kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) DIY yang melakukan aksi unjukrasa di waktu bersamaan dengan penutupan Pesparawi Nasional XIII 2022 di Jogja Expo Center (JEC). Mereka menggelar aksi karena merasa tak dihargai, sebab uang saku dan uang latihan selama karantina yang tidak diberikan.

Aksi unjukrasa itu viral tersebar di lini massa sosial media. Berbagai komentar muncul, sebagian besar menyayangkan situasi yang menimpa para kontingen Pesparawi DIY.

Seturut informasi yang dihimpun, seharusnya tiap kontingen mendapatkan uang latihan sebesar Rp 60 ribu setiap latihan dan uang saku selama dikarantina. Namun, kenyataannya kontingen DIY hanya mendapatkan uang Rp 7.500 setiap satu kali latihan dan kebijakan uang saku ditiadakan secara sepihak.

Baca juga: KONI DIY Ungkapkan Kondisi Atlet PON DIY Yang Sempat Positif COVID-19

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya tidak terlalu memahami perihal kontingen karena hal tersebut di bawah kewenangan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) dan Kementrian Agama. Melihat adanya situasi terhadap kontingen DIY, Baskara Aji mengaku akan memanggil LPPD dan Kemenag untuk meminta penjelasan.

“Kami akan tanyakan, kalau kontingen DIY itu di LPPD, bukan di Pemda karena kalau Pemda di penyelenggaraan keseluruhan. Kalau ada berita itu (demonstrasi) kami akan hubungi LPPD dan Kemenag. Mereka akan kita tanya, seperti apa situasinya,” ungkap Aji, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Konser Pamit PSM UAJY Goes To Pesparawi Mahasiswa Nasional XV

Sebelumnya, secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo berharap adanya komunikasi yang lebih baik sehingga situasi aksi demonstrasi di JEC tidak terjadi.

“Seharusnya bisa berkomunikasi dengan baik, karena ajang Pesparawi ini kan dihadiri kontingen seluruh Indonesia. Hal ini menjadi pembelajaran bersama,” tandas Singgih. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.