Berita Nasional Terpercaya

ARTJOG 2022 Dibuka, Tampilkan Karya Menarik dari Kalangan Difabel dan Anak

1

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pameran seni kontemporer ARTJOG kembali digelar secara offline, dan mulai dibuka untuk umum, hari ini (8/7/2022). Ada hal yang menarik dalam gelaran ARTJOG 2022 ini. Salah satunya adalah menghadirkan karya seni dari komunitas difabel.

Baca juga: Inilah Tema ARTJOG MMXXII 2022

Hal ini pun mendapat apresiasi dari Pemda DIY, yang melalui Paniradya Pati Keistimewaan DIY Aris Eko Nugroho, mengungkapkan bahwa hal tersebut sesuai dengan pasal 27 ayat 1 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

“Saya mengapresiasi diselenggarakannya ARTJOG 2022 yang menyasar keterlibatan anak-anak, seniman dan kawan difabel dalam pagelaran seni,” ujar Aris, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: ARTJOG MMXXII 2022, Ihwal Perluasan Kesadaran

“Saya berharap kegiatan ini terus dapat mewadahi seniman dan penikmat seni. Saya menyambut baik, mendukung, dan memberikan perhatian khusus atas penyelenggaraan ARTJOG tahun ini,” tambah Aris.

ARTJOG MMXXII ini mengusung tema “Expanding Awareness” (Perluasan Kesadaran). ARTJOG 2022 berupaya menggandeng lintas generasi dengan berbagai program edukasi.

ARTJOG 2022 kembali digelar secara luring setelah sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021 digelar secara hybrid akibat pandemi COVID-19. Ada sekitar 300 karya dari 65 seniman dalam pameran ARTJOG tahun ini. Uniknya untuk pertama kalinya di tahun ini ada karya dari 14 seniman anak remaja serta melibatkan komunitas difabel sebagai bentuk perluasan kesadaran inklusivitas.

Direktur ARTJOG Heri Pemad mengatakan ARTJOG berupaya mewujudkan ide inklusif dengan mengajak seniman dan aktivis penggerak inklusivitas agar semua pihak memiliki kesetaraan sehingga anak-anak dan difabel ikut mampu berkarya.

“Tahun ini, ARTJOG kembali hadir bersama seniman-seniman yang telah loyal bekerja keras menghadirkan karya terbaiknya, untuk menandai zaman dengan karya,” kata Heri Pemad.

Tema tersebut nyatanya tak sekadar memperluas kesadaran saja. Tetapi juga memperluas kepedulian. Pandemi COVID-19 yang melanda membuat masyarakat didorong untuk jadi peduli satu sama lain.

“Di momen ini, saya meyakini ARTJOG sebagai institusi seni yang memberi dampak sosial yang begitu masif. Membuat kita perlu meyakini dan memegang teguh keyakinan bahwa: seni harus menjadi garda depan perubahan,” kata Dolorosa Sinaga perwakilan seniman.

ARTJOG juga mengumumkan seniman yang menerima Young Artist Award ARTJOG MMXII. Ada 12 seniman yang bakal mendapatkan penghargaan tersebut.

Penilaian pemenang didasarkan pada kesesuaian tema, eksplorasi medium serta kebaruan dalam teknis dan penyajian. Berdasarkan perspektif tersebut, terpilih tiga seniman yang diunggulkan dan dimenangkan sebagai karya terbaik dalam kompetisi.

Mereka adalah; Dzikra Afifah dari Bandung dengan karya The Principal within the Hollow – The Bardo – Living Revelation Series, Rizka Azizah Hayati dari Yogyakarta dengan karya Magical Crocodile, dan Timoteus Anggawan Kusno dari Yogyakarta dengan karya Ghost Light. Penjurian Young Artist Award tahun ini dilakukan oleh Hendro Wiyanto, Titarubi, dan tim kurator.

ARTJOG MMXXII digelar hingga 4 September 2022 di Jogja National Museum pukul 10.00-21.00 WIB. (den)

1 Comment
  1. […] Baca juga: ARTJOG 2022 Dibuka, Tampilkan Karya Menarik Dari Kalangan Difabel Dan Anak […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.