Berita Nasional Terpercaya

BPOM: Efikasi Vaksin Pfizer untuk Remaja 16-18 Tahun Capai 95,6 Persen

Bupati Sleman – 17 Agustus 2022
0

JAKARTA, BERNAS.ID – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, efikasi vaksin Pfizer yang diberikan sebagai booster untuk kelompok usia 16-18 tahun sebesar 95,6 persen.

BPOM sebelumnya telah menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) terhadap vaksin Comirnaty yang dikembangkan oleh Pfizer-Biontech itu untuk diberikan sebagai booster terhadap kelompok usia remaja tersebut.

“Adapun dosis booster vaksin Comirnaty yang disetujui sebanyak 1 dosis (30 mcg/0.3 mL) untuk sekurang-kurangnya 6 bulan setelah dosis kedua vaksinasi primer menggunakan vaksin Comirnaty (booster homolog),” kata Kepala BPOM Penny K Lukito, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Opsi Pengembangan Vaksin Covid-19, BPOM Buat Roadmap

Data Real World Evidence juga menunjukkan efektivitas booster vaksin Comirnaty sebesar 93 persen dalam menurunkan jumlah hospitalisasi akibat COVID-19, 92 persen dalam menurunkan risiko COVID-19 berat, dan 81 persen dalam menurunkan kematian karena COVID-19.

BPOM sebelumnya telah melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan dan khasiat pemberian dosis booster vaksin Pfizer terhadap kelompok usia ini.

Dalam studi klinis ini, booster diberikan sekurang-kurangnya enam bulan setelah vaksinasi primer lengkap diberikan.

Hasil studi klinik menunjukkan adanya efektivitas pemberian booster pada kelompok usia 16 tahun ke atas, serta profil keamanan yang serupa dengan profil keamanan pada pemberian vaksinasi dosis primer.

Baca juga: BPOM Bantah Ivermectin Siap Pakai

Berdasarkan pertimbangan aspek keamanan, kejadian sampingan yang paling sering dilaporkan setelah pemberian dosis booster vaksin Comirnaty pada anak usia 16 tahun ke atas, yaitu reaksi lokal pada tempat penyuntikan (21 persen), gangguan jaringan sendi dan otot (6,7 persen), sakit kepala (5 persen), lymphadenophathy/pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening (2,7 persen), dan gangguan saluran cerna (1,7 persen).

Hasil tersebut konsisten dengan laporan kejadian sampingan setelah pemberian dua dosis primer vaksin Comirnaty. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.