Berita Nasional Terpercaya

Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Tolak Tarif Baru Tiket TNK

Bupati Sleman – 17 Agustus 2022
0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Mahasiswa Manggarai Barat Yogyakarta Bersatu melakukan aksi protes di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Kamis (4/8).

Aksi tersebut digelar untuk menolak kebijakan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, NTT terkait kenaikan tarif tiket Taman Nasional Komodo (TNK) sebesar Rp 3.750.000.

Baca Juga Polisi Terapkan UU Darurat Untuk Tersangka Keributan Suporter

Dalam orasinya, Akbar Tanjung sebagai Koordinator Aksi mengatakan, kebijakan kenaikan tiket dari Rp 75.000 ke Rp 3.750.000 dengan dalih konservasi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.

“Taman Nasional Komodo itu untuk rakyat atau untuk investor? Kalau TNK itu milik investor maka itu merupakan bentuk penghianatan terhadap rakyat,” tuturnya.

Orasi massa aksi pun menyinggung UU No.22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah yang semestinya memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk mengurus daerahnya sendiri demi kesejahteraan masyarakat.

Namun, yang terjadi, dominasi dan intervensi pemerintah pusat dalam pembuatan kebijakan dan pengelolaan aset daerah masih begitu kuat.

Baca Juga Buya Syafii Ingin Hidupkan Kembali Muhammadiyah Di Kampung Halamannya, Sumatra Barat

Aksi tersebut menyuarakan delapan tuntutan, yaitu:

(1) Meminta Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Pemerintah Pusat untuk mencabut kebijakan kenaikan tiket Rp3.750.000 di Taman Nasional Komodo.

(2) Meminta pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk transparan dalam segala kebijakan parawisata, baik yang sekarang maupun yang akan datang

(3) Menuntut Pemerintah Manggarai Barat untuk melakukan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

(4) Mendesak Kapolres Manggarai Barat untuk menindak tegas oknum kepolisian yang melakukan represifitas terhadap masyarakat yang melakukan aksi di Labuan Bajo.

(5) Meminta Kapolri untuk mengevaluasi kapolres Manggarai Barat terkait tindakan represifitas oknum kepolisian kepada masyarakat Manggarai Barat.

(6) Meminta Presiden Jokowi untuk menerapakan secara penuh UU otonomi daerah sebagai prodak reformasi.

(7) Mendesak Pemerintah Pusat menghentikan segala bentuk kegiatan yang dilakukan investor di Taman Nasional Komodo

(8) Stop monopoli lahan. (*/jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.