Berita Nasional Terpercaya

Dunia Usaha di DIY Canangkan Dibukanya Rute Penerbangan YIA – Perth

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Guna mewujudkan pemulihan ekonomi daerah melalui Trade Tourism and Investment (TTI), dunia usaha di Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Kadin DIY, PHRI DIY, ASITA DIY, dan Organda DIY mencanangkan dibukanya rute penerbangan YIA (Yogyakarta) baru menuju Perth, Australia.

Wakil Ketua Kadin DIY, Arif Effendi menyampaikan, adanya beberapa pertimbangan membuka rute penerbangan YIA-Perth didasarkan pada beberapa hal, seperti, semangat B20 dan G20 yakni “Recover Stronger-Recover Together” inklusif dan kolaboratif, serta sudah adanya perjanjian ekonomi Indonesia melalui Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), yang mulai berlaku sejak bulan Juli 2020, sehingga mempererat hubungan perekonomian Indonesia dan Australia .

“Niat Walikota Perth Yang Mulia Basil Zempilas dan Ms Sabine Winton (Parliament Secretary to Deputy Premier WA) yang disampaikan dalam acara B20 roadshow di Balaikota Perth pada tanggal 5 Agustus 2022 lalu yang diselenggarakan KBRI Canberra dan KJRI Perth, dihadiri oleh Duta Besar RI Bapak Dr. Siswo Pramono dan pimpinan Kadin Indonesia serta Kadin DIY bahwa kota Perth dan negara bagian Western Australia ingin membangun hubungan lebih erat dengan Indonesia,” ujar Arif saat konferensi pers didampingi Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo, Ketua ASITA DIY Herry Setiawan, dan Ketua Organda DIY Hantoro, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga : Scoot Bersiap Mulai Kembali Perjalanan ke Asia Utara dengan Luncurkan Penerbangan Non-stop ke Tokyo dan Osaka

Lanjut Arif, dengan adanya lebih dari 20.000 diaspora Indonesia yang tinggal di Perth maupun di negara bagian Western Australia, serta lebih dari 150.000 diaspora Indonesia di seluruh Australia dapat menjadi kanal pemasaran produk UKM DIY dan Indonesia ke Australia melalui Perth sebagai pintu gerbang.

“Perth dan Negara Bagian Western Australia merupakan wilayah Australia terdekat dengan Bandara YIA dengan jarak penerbangan diperkirakan sekitar 3 jam,” imbuhnya.

Selanjutnya peluang pemulihan ekonomi daerah khususnya DIY dan Jawa Tengah yang mewakili jumlah total diatas 38 juta penduduk (direct market ada) dan besarnya klaster industri serta UKM di DIY dan Jawa Tengah yang berorientasi ekspor, berikut dukungan sarana gedung pameran berstandar internasional (JEC) di DIY.

“Selain itu ada kawasan ekonomi khusus pariwisata Candi Borobudur dan Prambanan serta beragam ekosistem wisata baik destinasi, eco tourism, sport dan aero sport tourism, heritage, budaya dan kesenian tradisional,” terang Arif.

Fasilitas airport yang lengkap di Bandara YIA yang dapat melayani penumpang mancanegara maupun kargo ukm dan industri juga menjadi catatan penting.

“Sebagai catatan, beberapa waktu lalu pesawat terbesar di dunia Antonov sudah melakukan uji coba pendaratan di Bandara YIA,” kata Arif.

Peluang Bandara YIA untuk menjadi tempat transit penerbangan international dari Malaysia dan Singapore ke Perth, maupun sebaliknya mengingat adanya penerbangan langsung YIA ke Malaysia dan Singapore.

Baca Juga : Mulai 25 Februari 2022, Super Air Jet Terbang Langsung dari Soekarno-Hatta ke Bandar Udara Radin Inten II

“Semangat dan usulan rute YIA – Perth ini akan dititipkan dunia usaha Daerah Istimewa Yogyakarta kepada Ketua Kadin Indonesia, President Indonesia Australia Business Council (IABC), KBRI Canberra, dan Menteri Perhubungan RI agar dapat berkontribusi mewujudkan pemulihan ekonomi di DIY, Jawa Tengah dan Indonesia,” ungkapnya.

Ketua BPD PHRI DIY, Deddy Pranowo sangat mendukung dengan wacana pencanangan rute penerbangan YIA-Perth. “Saya sangat mendukung sekali, dan mari kita dorong rute penerbangan YIA-Perth,” katanya.

Sementara itu, Ketua ASITA DIY, Herry Setiawan juga mengapresiasi terkait pencanangan rute penerbangan YIA-Perth tersebut. “Jadi dengan adanya penerbangan YIA-Perth ini, secara global akan sangat menguntungkan transportasi antar benua di YIA, sekaligus meningkatkan pariwisata Yogyakarta,” tuturnya.

Senada, Ketua Organda DIY Hantoro menuturkan, dengan adanya penerbangan YIA-Perth, pihaknya akan menjadi feeder bagi para wisatawan yang menuju ke Yogyakarta. “Dengan banyaknya pariwisata di Yogyakarta dan daerah sekitar, maka hal itu akan sangat menguntungkan kita,” tukasnya. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.