Berita Nasional Terpercaya

Jalanan Jogja Padat Lagi, Dishub Lakukan Sosialisasi di Ring Road

1

BANTUL, BERNAS.ID – Mulai pulihnya kembali kegiatan masyarakat setelah 2 tahun terakhir dihantam pandemi COVID- 19 membuat arus lalu lintas di DIY menjadi padat. Volume arus lalu lintas, baik di Jalan Nasional, Provinsi atau Kota/Kabupaten telah mengalami peningkatan seiring dengan normalnya aktivitas/kegiatan yang ada DIY.

Imbas negatif dari peningkatan volume ini adalah kemacetan, kesemrawutan, hingga kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk pagi (pada saat masyarakat berangkat) dan sore (pada saat pulang).

Salah satu efek negatif dari peningkatan
arus lalu lintas ini adalah problematika “perilaku pengendara” sepeda motor yang masuk di jalur cepat pada ruas jalan lingkar (ring road) di DIY (Jalan Pajajaran, Jalan Siliwangi, Jalan Ahmad Yani).

Cukup banyak aduan dari masyarakat yang mengeluhkan hal ini, sehingga memerlukan penanganan yang segera agar keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas tetap terjaga.

Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menggelar sosialisasi tertib lalu lintas di simpang Blok O, Banguntapan, Bantul, Selasa (06/9/2022). Sosialisasi ini merupakan upaya untuk mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya.

Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan bahwa sosialisasi ini tidak berkaitan dengan aturan baru.

“Sosialisasi ini digunakan untuk mengingatkan kembali dan mengedukasi masyarakat. Setelah pandemi kan banyak kendaraan melakukan mobilisasi baik roda dua maupun roda empat,” kata Ni Made, Selasa (06/9/2022), usai sosialisasi.

Baca juga: Dishub DIY Kesulitan Periksa Kendaraan Wisatawan

Lebih jauh ia mengatakan bahwa penggunaan jalan, khususnya jalan nasional (ring road), oleh roda dua dan empat telah diatur. Aturan ini mengacu pada penggunaan jalur lambat untuk kendaraan roda dua dan jalur cepat untuk kendaraan roda empat.

Kendaraan roda dua yang melintas di jalur cepat dianggap menghambat lanjut kendaraan roda empat. Akibatnya akan timbul kemacetan. Terlebih kendaraan roda dua lebih mudah bermanuver di jalan.

Ni Made mengatakan banyak kendaraan roda dua yang masuk di jalur cepat. Namun pelanggaran tersebut tidak akan dikenai sanksi keras. “Kami [hanya] mengingatkan, sebaiknya jalur yang digunakan adalah jalur [lambat] untuk roda dua,” ucapnya.

Baca juga: Libur Nataru, Dishub DIY Siap Lakukan Pemeriksaan Di Simpul Jalan

Di DIY menurutnya jumlah kendaraan bermotor menyentuh angka 2,5 juta dari total kendaraan 3 juta.

“Pertumbuhan kendaraan bermotor sangat besar. Otomatis tidak cukup untuk menyediakan ruang-ruang khusus untuk mereka,” kata Ni Made.

Sementara itu Wadirlantas Polda DIY, Hendra Gunawan mengatakan bahwa jalur cepat diperuntukkan untuk kendaraan dengan kecepatan di atas 80 km/jam. “Hal ini akan menyebabkan fatalitas ketika kendaraan roda dua masuk ke jalur cepat,” ucapnya.

Menurut Hendra, angkat kecelakaan kendaraan roda dua di jalur cepat mencapai 20% dari angka kecelakaan rata-rata di ring road.

Selain sosialisasi, Hendra mengaku telah melakukan patroli dan operasi gabungan. (den)

1 Comment
  1. […] Baca Juga : Jalanan Jogja Padat Lagi, Dishub Lakukan Sosialisasi di Ring Road […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.