Berita Nasional Terpercaya

Bupati Gunungkidul Sambangi Lokasi Tanah Longsor

0

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID- Bupati Gunungkidul, Sunaryanta bersama jajaran menyambangi sejumlah lokasi bencana hidrometeorologi tanah longsor di sejumlah kapanewon di Gunungkidul, Sabtu (19/11). Sejumlah bantuan pun disalurkan untuk warga yang membutuhkan seperti tempat mengungsi dan logistik dapur.

Pertama, bupati dan rombongan mendatangi Balai Kalurahan Candirejo, Semin untuk memastikan warga yang terdampak tanah longsor mendapat tempat mengungsi dan tercukupi kebutuhan makannya.“Untuk sementara masyarakat yang berada dikawasan longsor kita evakuasi ke tempat yang paling aman. Dikawasan balai kalurahan ini,”tutur Pensiunan TNI AD tersebut.

Baca Juga Bupati Gunungkidul Resmikan Kantor Klasis Gereja Kristen Jawa

Selanjutnya, Bupati menggunakan kendaraan maung pribadinya langsung menuju ke lokasi longsor tepatnya di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo. Bupati melihat dari dekat rumah yang longsor tertimbun tanah.“Informasi dari petugas ada dua anggota keluarga yang merupakan anak dan ibu tertimbun material longsor,” katanya.

Bupati menyatakan telah berkoordinasi dengan BPBD dan relawan lainnya dalam upaya proses evakuasi. Melihat sulitnya medan, ia menyebut proses evakuasi harus menggunakan excavator. “Untuk alat berat kita sudah koordinasikan dengan tim relawan. Dan hari ini, upaya evakuasi saya harapkan bisa segera dilaksanakan,”ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meninjau putusnya jembatan di Padukuhan Pucung, Candirejo, Semin. Ia didampingi OPD terkait telah berkoordinasi agar jembatan segera bisa di perbaiki.“Jembatan ini salah satu akses warga yang vital. Jika ini rusak mereka harus mutar lebih jauh,”katanya.

Bersama BPBD, Bupati juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik dapur kepada warga terdampak bencana Hidrometeorologi di Kapanewon Semin, Ngawen, dan Nglipar.“Saya menghimbau kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk tetap hati-hati dan waspada, banjir seperti ini bisa kapan saja datang ketika hujan dengan intensitas tinggi datang,”terangnya.

Baca Juga Kepatuhan Bayar Pajak Di Gunungkidul Meningkat Setiap Tahun

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, bencana Hidrometeorologi berdampak di 5 kapanewon, menerjang 9 kalurahan dan 57 padukuhan.“Total ada 1.746 warga terdampak atau 400 kepala keluarga,” jelasnya.

Ia pun merinci akibat bencana hidrometeorologi mengakibatkan kerusakan jembatan di 2 titik dengan kerusakan ringan. Akses jalan di 2 titik dan fasilitas pendidikan di 2 titik. “Bencana yang terjadi di antaranya banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Setidaknya ada jembatan, akses jalan, pasar, dan jaringan air masing-masing 1 titik mengalami kerusakan berat,” tukasnya.

Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan pertolongan Basarnas Yogyakarta terdapat dua korban yang masih dalam pencarian di peristiwa tanah longsor. Untuk korban yang masih dalam pencarian, atas nama Kasoijoyo (90) warga Kandangan, Blembem, Candirejo, Semin dan Karni (54) Kandangan Blembem, Candirejo, Semin. Kedua Korban merupakan satu keluarga. Sampai saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian. (Jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.