Berita Nasional Terpercaya

Mendag Zulkifli Nilai Semangat Muhammadiyah Solusi Hadapi Tantangan Global

0

SOLO, BERNAS.ID – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan menilai semangat Muhammadiyah dapat menjadi solusi bangsa dalam menghadapi tantangan global. Semangat itu tercermin dalam bekerja keras, ikhlas, dan sungguh-sungguh.

Muktamar Muhammadiyah mengusung tema “Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta”, sedangkan Mukatamar Aisyiyah mengusung tema “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa”.

Baca Juga Bappebti Imbau Masyarakat Waspadai Perdagangan Aset Kripto

Mendag Zulkifli Hasan meyakini semangat itu dapat memberikan kontribusi positif bagi permasalahan bangsa. “Semangat Muhammadiyah cocok diterapkan dalam menghadapi tantangan kondisi dunia saat ini
yang terus berubah sangat cepat karena adanya perkembangan teknologi digital,” tuturnya di sela acara Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/11).

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, pengurus Muhammadiyah selalu bekerja dengan semangat, ikhlas, dan sungguh-sungguh. Etos kerja itulah yang selama ini menghidupkan Muhammadiyah yang sudah terbukti selalu dapat menyesuaikan diri dan tidak pernah lelah untuk mengabdi.

Lanjut tambahnya, momen muktamar ini sangat tepat untuk memperkuat dakwah dan semakin fokus menebar benih-benih kebaikan. Muhammadiyah diharapkan dapat merumuskan program-program keumatan yang mengikuti perkembangan zaman.

“Diharapkan melalui Muktamar Muhammadiyah ini akan terpilih para pimpinan Perserikatan Muhammadiyah yang dapat membawa kebaikan buat bangsa dan negara, serta menjadi teladan bagi sesama,” ujarnya.

Baca Juga Kemendag Sebut Nilai Ekspor Etanol Tumbuh Signifikan

Selain itu, Mendag Zulkifli mengungkapkan dukungannya bagi eksistensi Muhammadiyah di pentas global dengan adanya pimpinan cabang istimewa (PCIM) Muhammadiyah di banyak negara.

“Saya dengar Muhammadiyah akan membeli pusat dakwah di Madrid di mana dulu pernah menjadi pusat peradaban umat Islam. Saya gembira sekali mendengar hal ini dan akan bantu komunikasi dengan Duta Besar Spanyol agar cepat terealisasi,” pungkas Mendag.

Rangkaian Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah berlangsung dari tanggal 18-20 November 2022 dengan disemarakkan berbagai kegiatan seperti Muktamar Talk, Muktamar Ride, Muktamar Fair, berbagai kompetisi dan lain sebagainya.

Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ini. Turut hadir dalam pembukaan muktamar yaitu, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta sejumlah Menteri di Kabinet Indonesia Maju. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.