Berita Nasional Terpercaya

Bupati Sleman Akan Pakai Hak Jawab Terkait Gugatan Konsumen

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menerima gugatan konsumen Pasar Godean Sleman. Menurutnya, gugatan yang ditujukan kepadanya itu sebagai hak rakyat dan tidak boleh kita batasi.

Sebelumnya, Kunto Wisnu Aji, seorang konsumen Pasar Godean yang menggugat Bupati Sleman dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman dengan dugaan melanggar UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. Sidang perdana gugatan telah digelar di Pengadilan Negeri Sleman, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga Sleman Siap Menjadi Sentra Tanaman Kopi

Kustini telah menyiapkan hak jawab terkait gugatan tersebut. “Kami terima gugatan itu, karena itu hak rakyat dan tidak boleh kita batasi. Begitu pun sebaliknya, saya juga memiliki hak untuk menjawab,” tuturnya, Sabtu (21/1/2023).

Kustini menyampaikan mulanya, rencana revitalisasi Pasar Godean akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman di akhir tahun 2023. Namun, di tengah proses, Pasar Godean masuk nominasi nomor 8 sebagai pasar tradisional yang akan segera direvitalisasi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada bulan April 2023.

“Sebenarnya kita senang karena proses revitalisasi menjadi lebih cepat karena dikerjakan Pemerintah Pusat. Tapi di sisi lain, menjadi problem karena waktu persiapan kita untuk menyiapkan lahan relokasi jadi sangat pendek,” terang Kustini.

Baca Juga Konsil Kedokteran Indonesia Antisipasi Masuknya Dokter Asing Saat MEA 2025

Kustini mengatakan lahan relokasi yang disiapkan di Kalurahan Sidoluhur masih dalam tahap persiapan dan baru bisa ditempati sekitar bulan Mei 2023. Namun, pemerintah kabupaten tetap mengupayakan adanya solusi dengan menempatkan sementara pedagang di tiga lokasi transit, yaitu di Pasar Sidokarto, Kuliner Belut dan Pasar Hobbies.

“Kita tempatkan dulu sementara di tiga lokasi. Baru setelah tempat relokasi yang utamanya siap secara sarana dan prasarananya, kita pindahkan ke sana,” terang Kustini.

Ia pun berharap dengan adanya gugatan, tidak menjadi permasalahan yang panjang dan bisa diselesaikan melalui jalur mediasi. “Kita ke depankan komunikasi, bisa selesai lewat mediasi. Nanti akan kami terangkan mengenai kendala yang dihadapi dan rencana yang kita lakukan,” ucap Kustini.

Kustini memastikan pemerintah kabupaten akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sarana prasarana pedagang. Namun karena adanya kendala cuaca akhir-akhir ini, proses pengerjaan menjadi sedikit terhambat.

“Kita upayakan yang terbaik bagi pedagang, termasuk apa-apa yang perlu dibenahi. Memang tidak ada bisa instan langsung jadi, tapi kami punya komitmen,” pungkasnya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.