Berita Nasional Terpercaya

Viral, Penumpang Ketinggal Kereta di Stasiun Yogyakarta: Sudah Punya Tiket, Sempat Naik, tapi Turun Lagi

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Unggahan soal penumpang yang tertinggal kereta api di Stasiun Yogyakarta ramai di media sosial. Unggahan itu dibagikan akun ini di grup Facebook Pecinta Kereta Api Indonesia, Sabtu (21/1/2023).

Dituliskan bahwa penumpang itu tertinggal Kereta Api Tambahan relasi Solo Balapan-Gambir. “Kereta udah gerak, dikejar. Koper masih sempet masuk di pintu yang buka. Seandainya larinya lebih gercep dikit dan ga ditarik petugas, masih bisa masuk tuh,” tulisnya.

“Akhirnya dia nyerah karena dihalangin petugas, terus kopernya yang udah sempet naik, didorong keluar dari dalem kereta,” lanjut keterangan yang dituliskan.

Baca juga: Puncak Arus Balik Kereta Api Diprediksi Besok

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis (19/1/2023). Franoto menyebut, penumpang itu datang ke Stasiun Yogyakarta terlalu mepet dengan waktu keberangkatan Kereta Api Tambahan Solo Balapan-Gambir.

Namun, sejatinya penumpang itu memiliki tiket dan sempat naik di dalam kereta api dengan jadwal keberangkatan pukul 23.05 WIB. “Ketika di dalam kereta itu dia nanya lagi sama pramugari kereta untuk meyakinkan. Dia menunjukkan tiketnya, tapi tiket yang salah,” ujarnya, Minggu (22/1/2023).

Baca juga: Ketua DPR RI Minta Jangan Ada Daerah Yang ‘Ketinggalan Kereta’ Karena Vaksinasi Rendah

Penumpang tersebut, menurut Franoto, menunjukkan tiket Kereta Api Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta yang ditumpangi beberapa hari sebelumnya. “Terus sama pramugari dikatakan, ‘Mas, ini tiket KA Taksaka, salah’. Nah, ini kereta udah mulai berangkat, lalu dia turun,” imbuhnya.

Saat penumpang kembali melakukan konfirmasi pada tiket aslinya, ternyata benar bahwa kereta api yang sempat dinaikinya tadi adalah Kereta Api Tambahan Solo Balapan-Gambir. Penumpang itu pun mencoba mengejar kereta api yang sudah diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta.

“Dia mau naik lagi tapi dicegah security, karena membahayakan keselamatan dirinya,” terangnya.

Franoto menambahkan, penumpang tersebut telah mengakui bahwa yang bersangkutan salah memperlihatkan tiket ke pramugari kereta api. “Saat penumpang memperlihatkan tiket, ya pasti akan menginformasikan sesuai yang ada di tiket,” kata dia.

Ia pun mengimbau setiap penumpang untuk tidak datang ke stasiun dalam waktu yang mepet dengan keberangkatan kereta api, serta memperhatikan setiap imbauan dari petugas stasiun. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.