Berita Nasional Terpercaya

Perkenalkan Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, UGM Menggelar Festagama 11.0

1

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Festival Kota Gadjah Mada (Festagama) yang ke-11, yang dimulai sejak tanggal 3-5 Maret di Taman Budaya Yogyakarta (TBY).

Ketua Panitia Festagama 11.0, Gumirlang Fachrun mengatakan, acara ini digelar dalam rangka memperkenalkan PWK kepada masyarakat umum.

“Kegiatan ini juga merupakan wadah bagi para perencana dan masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam perencanaan suatu kota,” terangnya disela-sela Seminar Nasional Festagama, Minggu (5/3/2023).

Baca juga : Muncul Isu Reshuffle, Begini Kata Dekan Kehutanan UGM Tentang Kinerja Menteri LHK

Melalui tagline Luka Cita menuju Kota Impian, Festagama 11.0 tahun ini mengangkat tema “Kota Setelah Pandemi”.

Gumirlang Fachrun menyampaikan, dalam Festagama 11.0 kali ini terdapat beberapa rangkaian acara yang terdiri dari 4 kegiatan. “Sayembara Warga, Rembug Warga, Loka Warga, dan Gebyar Warga. Acara ini tidak dipungut biaya apapun dan tentunya dibuka untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Dia menjelaskan keempat rangkaian acara dalam kegiatan Festagama 11.0.

“Sayembara Warga merupakan ajang perlombaan Esai, Karya Tulis Ilmiah,
Rancang Kota, dan Poster yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa,” katanya.

Yang kedua, Rembug Warga merupakan rangkaian acara dalam bentuk Seminar Nasional yang akan diisi oleh beberapa pembicara dan moderator yang ahli di bidang Smart City, di antaranya, Rafly Muzady, S.T, M,T., dari Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital Tim Otorita IKN, Purwanti S.H., M.M. selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Hari Kusdaryanto, M.MDev., selaku CIO Citiasia Inc. yang merupakan firma konsultan yang bergerak di bidang Smart City, serta Prof. Ir. Achmad Djunaedi, M.URP., Ph.D., selaku Guru Besar Teknik
Arsitektur dan Perencanaan dengan research interest Smart Cities and Regions.

Acara ini dimoderatori oleh Dr. Ir. Tri Mulyani Sunarharum, S.T. selaku Dosen Universitas Gadjah Mada sekaligus Tim Ahli Tim Transisi Otorita Ibu Kota Nusantara.

“Selain itu, dalam rangkaian Rembug Warga juga terdapat 2 Diskusi Panel yang dilaksanakan sebelum Seminar Nasional,” imbuhnya.

“Diskusi Panel sesi 1 dengan tema Tantangan Dinamika Kependudukan
dalam Mempersiapkan Kota Pasca Pandemi, yang diisi oleh Prof. Ir. Bakti Setiawan selaku Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada, Fuad Jamil selaku Community Engagement Specialist Kota Kita Foundation, Moderator oleh Syarifa Alma Fadila Nursurati dari Alumni PWK UGM 2018,” jelasnya.

Selanjutnya pada Diskusi Panel sesi 2 dengan tema TransJogja telah Memenuhi Kebutuhan atau Hanya Sebatas Formalitas, yang diisi oleh, Dyah Puspitasari selaku Direktur PT Anindya Mitra Internasional, Elanto Wijoyono selaku Direktur Combine RI dan Pegiat Warga Budaya, Moderator oleh Ibu Isti Hidayati ST, M.Sc., Ph.D selaku Dosen Transportasi Perencanaan Wilayah dan Kota.

Baca Juga : Keluarga Besar RSA UGM Rayakan Hari Jadi ke 11 Tahun di Wisdom Park UGM

“Yang ketiga Loka Warga, merupakan sebuah pameran seni, kriya, grafis dan hasil karya dari berbagai seniman lokal dan mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota UGM yang berlokasi di Ruang Pameran, Taman Budaya Yogyakarta,” jelasnya.

Pameran ini, menurutnya juga merupakan sarana edukasi dan branding PWK melalui eksibisi, serta beberapa pameran karya tentang perjalanan kota yang terdampak pandemi. “Pameran ini sudah dihadiri oleh lebih dari 1000 pengunjung dari berbagai kalangan usia di hari kedua pembukaannya,” lanjutnya.

Yang keempat adalah Gebyar Warga, merupakan rangkaian acara Festagama 11.0 yang terakhir sekaligus sebagai bentuk penutupan acara, berupa pagelaran musik sebagai hiburan yang akan dimeriahkan oleh beberapa penampilan dari kelompok musik lokal Universitas Gadjah Mada, seperti The Kandang, Pheki Crew, Band Teknik Mesin UGM, dan persembahan dari prodi Perencanaan Wilayah dan Kota UGM. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.