Berita Nasional Terpercaya

Ternak Ayam Joper Lebih Cepat Panen dan Untung

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Kelompok peternak ayam joper Candirejo Kaloka Purwobinangun Pakem Sleman menggelar panen perdana Ayam Joper. Hasil panen yang diperoleh cukup memuaskan, rata-rata ayam joper memiliki berat 1 kilogram.

Ani Martanti, Ketua Komisi A DPRD Sleman mengatakan ternak ayam joper bisa menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan lauk masyarakat. Selain itu, bisa menjadi pilihan usaha untuk menambah penghasilan. “Jadi lauk ayam sudah hampir 100 persen dikonsumsi masyarakat. Ketika beternak ayam itu tidak ada ruginya. Bisa menjadi usaha yang menghasilkan sebagai komoditi lauk-pauk,” tuturnya.

Baca Juga BPBD Sleman Siap Evakuasi Warga Lereng Merapi

Lanjut tambahnya, peternakan ayam joper sampai panen hanya membutuhkan waktu 60 hari. Dari bibit ayam 510 ekor ayam joper ternyata hasil panennya 100 persen. “Sudah 60 hari sejak pembibitan ayam joper ini, teman-teman di kelompok ternak Candirejo Purwobinangun Pakem melakukan panen raya ayam joper. Hasil panen yang maksimal,” tuturnya.

“Banyak masyarakat yang ingin mengembangkan secara pribadi. Jadi, ini membuka peluang usaha masyarakat. Membuka pemberdayaan masyarakat sehingga ketahanan ekonomi masyarakat akan mulai terangkat. Tidak ada usaha-usaha yang sia-sia,” imbuhnya.

Ia juga mengapresasi panen ayam joper H-8 mendekati hari raya Idul Fitri karena kebutuhan daging ayam sedang naik luar biasa. Nantinya, para peternak ini pun tidak perlu kesulitan mencari pembeli. “Sudah ada kontrak dengan pembeli dan pedagang. Jadi, harganya standar. Ketika harga daging ayam tinggi, harga tetap sama. Harga sedang rendah, pedagang akan membeli dengan harga standar,” katanya.

Baca Juga Mendag Optimis Indonesia Mampu Hadapi Perlambatan Ekonomi 2023

Suwarno, Ketua Kelompok Candirejo Kaloka Purwobinangun Pakem Sleman menceritakan proses ternak ayam dimulai dari tanggal 16 Februari 2023 dan panen pada tanggal 18 April 2023. Ia mengatakan sampai panen membutuhkan waktu 60 hari.

“Lebih menguntungkan karena hasilnya lumayan. Rata-rata memiliki bobot 1 kilogram dibanding memelihara ayam kampung. Waktunya lebih singkat karena ayam kampung 2 bulan belum ada yang memiliki berat 1 kilogram,” tutur Suwarno.

Suwarno mengaku senang dengan hasil panen yang didapatkan karena baru 60 hari rata-rata sudah 1 kilogram. Ia pun berencana untuk memelihara ayam joper kembali. “Kita akan membeli lagi dan memelihara lagi untuk tahap kedua,” pungkasnya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.