Berita Nasional Terpercaya

Prof Iswandi Syahputra Beri Pesan 1267 Wisudawan UIN SUKA untuk Bahagiakan Orangtua

0

SLEMAN, BERNAS.ID – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Wisuda UIN Sunan Kalijaga periode III tahun akademik 2022/2023 dengan total 1.267 wisudawan di Gedung Prof HM Amin Abdullah, Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (14/6/2023). Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari 14-16 Juni 2023.

Wakil Rektor I bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof H Iswandi Sahputra mengatakan, wisuda bukan akhir dari proses belajar dan perjuangan seseorang. Menurutnya, wisuda merupakan awal dari perjuangan tak kenal lelah untuk meraih keberhasilan yang sudah diimpikan.

“Dari prosesi wisuda, seseorang akan memulai memasuki dan menapaki perjuangan hidup yang sesungguhnya. Perjuangan hidup untuk mencari kerja, bagi yang ingin bekerja. Perjuangan hidup untuk melanjutkan studi, bagi yang ingin melanjutkan studi. Dan perjuangan hidup untuk berumah tangga, bagi yang ingin langsung menikah. Namun sebaiknya keinginan berumah tangga bisa ditunda dulu. Kejar dulu mimpi untuk studi lanjut, perkuat ibadah, setelah sedikit mapan barulah menikah,” jelas Prof Iswandi.

Baca Juga: Perkuat Peran Guru Dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran

Prof Iswandi mengatakan, untuk apa cepat-cepat duduk ke pelaminan jika duduk antar dua sujud saja masih sulit dilakukan. Kemudian, buat apa cepat-cepat membangun rumah tangga jika bangun untuk sholat Subuh saja masih berat didirikan.

“Ingat di alam barzah nanti yang ditanya malaikat pertama kali adalah sholat, bukan IPK, gelar dan pekerjaan kalian. Jangan sekali-kali pernah meninggalkan sholat agar lelahmu di dunia tidak sia-sia di akhirat. Karena ada jutaan manusia di dalam kubur, yang ingin dihidupkan kembali hanya untuk mendirikan sholat,” ucapnya.

“Kalau hanya pekerjaan, lalu berani meninggalkan sholat. Ingat, saat kita mati sudah banyak yang antri menggantikan pekerjaan kita. Jangankan saat kalian mati, saat kalian masuk ruang ICU pun jabatanmu sudah digantikan orang,” imbuhnya.

Prof Iswandi berharap lulusan UIN Sunan Kalijaga bisa menjalani semua proses perjuangan hidup dengan ikhlas dan syukur secara terus-menerus.

“Jangan lupa membuat orangtua bahagia dan bangga. Dunia memberi tantangan, orangtua memberi harapan, hadapi tantangan untuk wujudkan harapan mereka. Kesedihan yang mendalam, melihat ortu yang semakin menua, sementara kita belum bisa meraih mimpi yang diharapkan mereka maka berjuanglah meraih mimpi. Saat ortu masih kuat harus bisa melihat kesuksesan anaknya,” urainya memberi wejangan.

Baca Juga: Bertutur Melalui Cerita Jadi Cara Efektif Untuk Sampaikan Pesan Kebhinekaan

Ketua Senat, Prof Siswanto Masruri yang mengikuti wisuda untuk terakhir kali karena memasuki masa pensiun turut memberikan wejangan kepada wisudawan/wisudawati. Ia berpesan agar para wisudawan menjadi alumni yang merawat moral bangsa, penebar dan penyebar ilmu pengetahuan, dan pendekat dan perekat umat.

“Menjadi alumni yang teladan dan uswah hasanah. Selalu dapat menggaungkan kebersamaan dalam perbedaan, perbedaan dalam kebersamaan,” ucap Prof Siswanto Masruri.

Untuk hari pertama, UIN Suka mewisuda sejumlah 644 orang wisudawan/wisudawati, yaitu 78 dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, 130 dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 244 dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 192 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Untuk hari kedua, mewisuda 623 orang wisudawan/wisudawati, yaitu 189 dari Fakultas Syari’ah dan Hukum, 160 dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, 110 dari Fakultas Sains dan Teknologi, 65 dari Fakultas Sosial dan Humaniora, 99 dari Program Magister Pascasarjana. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.