Berita Nasional Terpercaya

Berkat Melon Premium, Petani Milenial Ini Beromzet Puluhan Juta

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Berbeda dengan kebanyakan sarjana pada umumnya yang mencoba berkarier di kota besar, Hendi Nur Seto seorang pria asal Temanggung, Jawa Tengah yang merupakan lulusan Universitas Jenderal Soedirman memilih kembali pulang ke desa. Ia mencoba peruntungan dengan menjadi petani buah di desanya.

Langkah yang diambilnya rupanya berbuah manis. Hendi sukses menjadi seorang petani milenial dengan bercocok tanam secara hidroponik. Dua tanaman utamanya adalah melon premium dan melon Korea.

“Ada dua jenis buah, melon Japanese dan melon Korea, ujar Hendi Nur Seto saat mengikuti acara Bazaar UMKM Brilian yang digelar BRI Kanwil Yogyakarta belum lama ini.

Ia mengungkapkan, melon yang ditanamnya itu rupanya sangat diminati masyarakat . Ini karena rasanya yang sangat manis dan daging buahnya yang tebal. Klaster Melon Premium pun menjadi primadona saat berlangsungnya Bazar UMKM BRILian BRI Kanwil Yogyakarta. Bahkan belum sampai 1 jam buka, melon yang menjadi produk utama habis terjual. Banyak pengunjung yang tak kebagian.

“Ini tadi tidak ada 1 jam melonnya langsung habis. Tadi bawa 2,5 kwintal,” ungkap Hendi sembari berjualan.

Baca juga: Beberapa Alasan Mengapa Anda Perlu Mengonsumsi Buah Melon

Di kampungnya, Hendi menjadi Ketua Klaster Melon Premium beranggotakan 200 petani. Ada sekitar 16 ribu tanaman di lahan seluas kurang lebih 0,5 hektar.

“Kita ada 16 green house atau 16 ribu tanaman di sawah seluas 1,6 x 300 atau sekitar 0,5 hektar. Seminggu kita bisa panen 1 ton,” ujarnya yang menyebut dalam 1 bulan, meraih omzet puluhan juta rupiah.

Baca juga: Melon Hikapel, Melon Berukuran Sebesar Apel

Hendi mengatakan, Klaster Melon Premium telah 2 tahun menjadi binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Desa Brilian. Selama dibina BRI, banyak yang telah didapatkan, khususnya pelatihan-pelatihan.

“Kita mendapatkan pelatihan-pelatihan. Termasuk jadi Desa Brilian, dan diajak pameran-pameran seperti hari ini,” kata Hendi.

Bahkan, klaster yang dia pimpin pernah mendapatkan dana hibah senilai Rp.50 juta dari BRI.

“Pas ulang tahun BRI kami diundang ke kantor pusat BRI di Jakarta. Kami juga dapat dana CSR Rp.50 juta dari BRI,” ungkap Hendi.

Tak cuma diundang ke kantor BRI Jakarta, ternyata berkat Klaster Melon Premium miliknya, Hendi bahkan sampai bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pertemuan tersebut terjadi saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan Program Food Estate Hortikultura di Temanggung, Jawa Tengah tahun 2022 lalu.

“Saya menyampaikan potensi pertanian yang ada di desa dan permasalahannya,” ujar Hendi menceritakan pertemuannya dengan Presiden Jokowi bersama dengan petani lainnya.

“Setelah mendapatkan keluh kesah dari para petani, Presiden Jokowi langsung merespons dengan cepat,” imbuh dia. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.