Berita Nasional Terpercaya

Wakil Bupati Sleman Meletakkan Batu Pertama Masjid Nurul Huda

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Masjid Nurul Huda yang berlokasi di Padukuhan Pokoh, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman mulai memasuki masa renovasi. Perbaikan masjid ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Rabu Malam (5/7/2023).

Baca Juga: Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, Panewu Tempel, Agung Dwi Maryanto, Jogoboyo Kalurahan Banyurejo, jajaran Polsek dan Koramil Tempel serta warga setempat yang turut menyaksikan pelaksanaan peletakan batu pertama.

Ketua panitia pembangunan masjid, Azhari menyampaikan Masjid Nurul Huda dibangun pada tanggal 15 Januari 1952 sehingga saat ini usianya sudah mencapai 71. Untuk itu, Masjid Nurul Huda layak untuk direnovasi.

“Usianya memang sudah tua, sudah 71 tahun. Selama ini hanya diganti-ganti sedikit reng usuknya. Ketika dibongkar kemarin hampir mau roboh atapnya, sehingga memang sudah saatnya masjid ini direnovasi,” ujar Azhari.

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Sekarang tidak hanya untuk sholat saja, bisa untuk ngaji ibu-ibu dan warga. Terkadang untuk musyawarah warga, juga sebagai tempat untuk belajar masyarakat. Jadi memang harus berdiri kokoh,” kata Danang.

Danang berpesan kepada masyarakat setempat untuk senantiasa menjaga kerukunan warga terlebih antarumat beragama guna mewujudkan Sleman Sebagai Rumah bersama yang nyaman bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: Satpol PP DIY Segel Perumahan Tak Berizin Di Maguwoharjo

Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Haris Sugiharta meyakini warga Padukuhan Pokoh merupakan masyarakat yang memiliki semangat gotong royong. Ia juga menyampaikan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK), Masjid Pokoh ini akan direnovasi.

“Warga Pokoh sudah terbukti semangat gotong-royongnya. Saya yakin meskipun anggaran BKK ini belum bisa menyukupi seluruhnya, tapi dengan semangat kegotong-royongan warganya akan menyelesaikan pembangunan masjid ini,” tukas Haris. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.