Berita Nasional Terpercaya

Ide Inovatif Mahasiswa Universitas Mahakarya Asia Program CoRE ITB

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Studi Independent Bersertifikat merupakan salah satu bagian dari program Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek RI dalam mentransformasi sistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Studi Independent Bersertifikat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri, serta melengkapi diri dengan menguasai kompetensi spesifik dan praktis yang dibutuhkan dalam dunia usaha dan industri.

Program Studi Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) juga mendukung para mahasiswanya untuk mengikuti program ini.

Baca Juga : BPKH-UGM Bersinergi dalam Pembentukan SDM Berkualitas

Salah satu program yang dapat diikuti adalah Co-Creation Research of Entrepreneurship (CoRE) ITB yang diselenggarakan pada 29 agustus 2022 sampai 4 desember 2022 oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB dan didukung oleh Kemendikbud Ristekdikti dibawah naungan inisiatif Wirausaha Merdeka.

Mahasiswa Prodi Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia yang berhasil mengikuti program ini secara offline  yaitu Bima Sandy Prakoso, Sarah Dahayu Vania Mandasari, dan Ahsanun Nadia.

Rektor Universitas Mahakarya Asia, Eni Munrasih, S.Pd., M.Sc mengatakan, dalam program CoRE-ITB ini mahasiswa Prodi Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia bersama Tim Startup berhasil mengembangkan sebuah rancangan prototype produk dengan metode Brainstorming.

Prototype tim ini adalah sebuah produk makanan mie sehat kolagen dan berhasil memvalidasi proyek dengan nama “SEANEE”.

“Di bulan terakhir program CoRE-ITB seluruh peserta berlanjut ke tahap bimbingan masa periode Inkubasi Bisnis, setelah melewati pembuatan prototype concept hingga UX prototype pada periode Entrepreneur Development,” jelas Eni Munrasih.

“Di akhir periode Startup Inkubasi Bisnis, seluruh tim Startup mempresentasikan hasil rancangan bisnisnya untuk dipilih 10 besar nominasi tim terbaik,” imbuhnya.

Baca Juga : Pelepasan Mahasiswa Unmaha Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch 3 Yogyakarta

Pada tahap ini mahasiswa bersama tim startup SEANEE memproyeksikan seluruh persiapan produk prototype menggunakan rembuisment atau catatan pembelian barang atau cost dari dana yang telah dipersiapkan.

Dan mendapatkan penilaian yang baik dari beberapa masukan dewan juri dan masuk ke dalam 10 besar startup terbaik, untuk kemudian lanjut ke babak final presentasi di Institut Teknologi Bandung.

Di final program CoRE-ITB tim mahasiswa Prodi Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia masuk dalam 3 tim startup terbaik dengan kategori “Best Team”.

“Hal ini dikarenakan tim yang tergolong aktif selalu mengejar update assigment dan kekompakkan pada saat lecture meet maupun presentasi virtual meet,” pungkas Eni. (sur)

Leave A Reply

Your email address will not be published.