Berita Nasional Terpercaya

Jelang Pemilu 2024, Jaga Warga Diajak Perkuat Sinergi Bersama Satpol PP, TNI dan Polri

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Personel Jaga Warga jadi bagian penting peran serta masyarakat dalam turut bersama mewujudkan ketertiban, keamanan, kenyamanan dan ketentraman masyarakat di DIY.

Kerja bersama dengan aparat penegak hukum baik dengan Satpol PP, TNI dan Polri perlu terus ditingkatkan ke depan, apalagi dalam waktu dekat bangsa Indonesia masuk proses kampanye Pemilu 2024 baik pemilihan legislatif dan Pilpres serentak.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto dalam acara forum dialog Jagongan Jaga Warga, Selasa (8/8/2023)

“Apakah Jaga Warga mendapatkan perlindungan hukum dalam bekerja? Jelas, ada mekanisme relasi kerjasama dengan Satpol PP, TNI dan Polri selama tidak lakukan pelanggaran hukum. Mari Jaga Warga terus perkuat jejaring kerjasama dan komunikasi untuk wujudkan rasa aman dan ketentraman masyarakat Yogyakarta,” kata Eko.

Baca juga: Jaga Warga Hindarkan Masyarakat Dari Sinyal Pemecah Kerukunan

Di dalam forum dialog itu, Kustiyono, pengurus RT di Gendeng, Baciro Yogyakarta mempertanyakan apakah sebagai personel Jaga Warga mendapatkan perlindungan hukum berkaitan dengan kewenangan yang dimiliki.

“Tak lama lagi ada kampanye, tentu ada dinamika. Apakah Jaga Warga mendapatkan perlindungan hukum, mengingat ada banyak hal yang dihadapi ke depan, kita punya resiko bahaya kalau berhadapan dengan masalah-masalah. Apakah Satpol PP, TNI dan Polri melindungi kita?” kata Kustiyono.

Eko Suwanto menjelaskan melalui Pergub 28/2021 sebenarnya sudah jelas posisi, kewenangan yang dimiliki Jaga Warga.

Jumlah personel Jaga Warga di DIY besar dan punya peran strategis. Memperkuat jejaring dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa di wilayah penting dijalankan bagi tiap personel Jaga Warga.

“Pemerintah Daerah bertanggung jawab, bukan hanya fasilitasi sarana dan prasarana. Alat komunikasi HT seperti yang dibagikan. Jelas ada tanggungjawab pendampingan hukum. Begitu ada hate speech, ujaran kebencian tidak perlu ragu, laporkan ke polisi. Apalagi sekarang di ranah komunikasi internet, ada fitnah laporkan,” kata Eko.

Baca juga: Sleman Akan Penuhi Target Jumlah Kelompok Jaga Warga

Sementara itu, menurut pembicara lain, Arief Rachman Hakim selalu Sekretaris Satpol PP DIY, posisi Jaga Warga adalah aset strategis dan mitra. Secara singkat ada tiga hal kewenangan yang melekat pada tiap personel Jaga Warga.

“Jumlah personel Jaga Warga DIY mencapai 116 ribu lebih. Satpol PP jumlah nya hanya seratusan. Sesuai kewenangan dalam Pergub 28/2021 ada tiga tugas Jaga Warga yaitu membantu menyelesaikan konflik sosial, jadi mediator. Kedua, membantu berikan saran dan pertimbangan bidang pembangunan, kemasyarakatan dan pemerintahan. Ketiga, membantu koordinasi dengan pranata sosial yang ada,” kata Arief. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.