Berita Nasional Terpercaya

Tak Hanya di Madura, Bupati Jember Buka Karapan Sapi di Tanggul Wetan

0

JEMBER, BERNAS.ID – Budaya karapan sapi tumbuh dan berkembang di Pulau Madura. Tetapi seiring perjalanan dan penyebaran orang Madura, karapan sapi juga berkembang di Kabupaten Jember.

Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU membuka secara resmi lomba karapan sapi di Desa Tanggul Wetan Kecamatan Tanggul pada Sabtu (9/9/2023).

Baca Juga : Sebelas Tahun Keistimewaan Yogyakarta Serentak Digelar, 14 Kemantren Dapat Dana Rp.100 Juta

“Karapan sapi yang diinisiasi oleh bapak Kades Suwadi ini harus dipertahankan. Ini tradisi Jawa Timur, lebih-lebih di Kabupaten Jember. Lima puluh persen penduduk kami, dari total dua koma enam juta jiwa, keturunan Madura,” kata Hendy Siswanto.

Menurut Hendy, dengan adanya lomba karapan sapi itu bisa membuka lapangan kerja, perekonomian dan menjaga budaya lokal (kearifan lokal).

Bupati Jember akan mendukung kegiatan semacam itu. “Kami berharap lomba karapan sapi jangan hanya sekali dalam satu tahun, minimal dua kali. Sebab dalam lomba ini sapi tidak boleh terlalu lama menginap,” terangnya.

Budaya Karapan sapi
Bupati Jember dan Muspika Tanggul serta Kades Tanggul Wetan melepas karapan eksebisi

Sementara itu, Kades Tanggul Wetan Suwadi mengatakan, turnamen karapan sapi pun mengundang sapi dari Kabupaten Lumajang, Probolinggo dan Madura.

“Biasanya lomba semacam ini peserta sering bertengkar. Tetapi di sini baik orang Madura maupun Jawa tidak bermusuhan,” ucap Suwadi yang akrab disapa Tuan Takur.

Baca Juga : Bupati Sleman Buka Sosialisasi JPT Pasca Covid-19

Ia memulai lomba karapan sapi sejak tahun 2010. Pada tahun ini lomba diikuti 124 pasang sapi dan akan berlangsung selama 2 hari.

Bupati melepas lomba karapan sapi eksebisi antara, pasangan sapi Bintang Madura dan Bintang Joged. Adu cepat lari kedua pasangan sapi yang akhirnya memenangkan Bintang Joged, dan mendapatkan hadiah tunai satu juta rupiah dari bupati. (sgt)

Leave A Reply

Your email address will not be published.