Berita Nasional Terpercaya

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia 2023, Rumkit Baladika Husada dan DP3AKB Jember Gratiskan Layanan KB

0

JEMBER, BERNAS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia dan HUT TNI ke-78, Rumkit Baladika Husada Jember bekerja sama dengan DP3AKB, dan BKKBN mengadakan layanan kontrasepsi secara gratis.

Layanan kontrasepsi itu adalah bagian dari program KB Nusantara, juga dalam rangka mempercepat penurunan stunting.

Seremoni dilaksanakan di aula Rumkit Baladika Husada dengan mengundang Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TTPS) Kabupaten Jember yang juga Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman.

Gus Firjaun, sapaan akrab Wakil Bupati Jember, dalam Berbagainya mengatakan program keluarga berencana bukan saja membatasi kelahiran saja tetapi memperbaiki kualitas gizi ibu dan anak, tingkat kesehatan, pendidikan dan penurunan angka kemiskinan.

Gus Firjaun menjabarkan bahwa masalah keluarga berencana biasanya meliputi 4 terlalu, pertama, terlalu muda melahirkan, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan keempat, terlalu dekat jarak melahirkan.

Usai seremoni Ketua TPPS dan tamu undangan melihat langsung layanan kontrasepsi di rumah sakit milik TNI Angkatan Darat di Jember itu. Istri Gus Firjaun masuk dalam kamar layanan, melihat proses pemasangan kontrasepsi jenis implan.

Baca Juga: BKKBN DIY Bersama Pemkab Gunungkidul Canangkan Program KIE 1000 HPK untuk Tekan Stunting

Saat jumpa pers Gus Firjaun mengucapkan terimakasih atas kerjasama Rumkit Baladika Husada dengan Pemkab lewat DP3AKB dan BKKBN.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk ikut menjadi peserta kb baru,” ucap Wabup, Selasa, (3/9/2023).

Tujuan ikut KB yaitu dalam rangka mengatur dan mengendalikan kelahiran anak, menghindari kelahiran terlalu muda atau terlalu tua, papar Gus Firjaun.

Diakui oleh Wabup Jember bahwa program KB mempunyai dampak positif yang banyak. Selain secara kesehatan juga berdampak pada pendidikan dan perekonomian keluarga.

Program KB juga erat kaitannya dengan penurunan stunting yaitu kesehatan, perekonomian sehingga anak lahir dalam keadaan sehat.

Hingga Bulan September 2023 angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Jember ada 36 kasus. Dibandingkan pada bulan yang sama pada tahun lalu yaitu 58 kasus atau mengalami penurunan 38 persen.

Sementara, Direktur Rumkit Baladika Husada Jember yang diwakili oleh Walikota CKM Samto mengapresiasi kehadiran Ketua TPPS, MB Firjaun Barlaman dan istri.

“Target hari ini 50 pasangan, tetapi layanan ini sudah kita mulai sejak tanggal 26 dan terus kita laporkan ke BKKBN,” ucap Samto.

Meski secara resmi akan ditutup tanggal 4 Oktober tetapi Rumkit Baladika Husada akan tetap menyajikan program KB secara gratis untuk masyarakat.

Walikota CKM Samto juga menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan di Rumkit yang lebih dikenal sebagai rumah sakit DKT Jember. Bahkan layanan tersebut gratis untuk seterusnya. (sgt)

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.