Berita Nasional Terpercaya

Hakikat Jihad Santri Menurut Bupati Jember

0

JEMBER, BERNAS.ID – Bupati Jember Jawa Timur Hendy Siswanto menegaskan, hakikat jihad santri saat ini bukan lagi dengan senjata melainkan dengan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan akhlak yang luhur.

Hal itu dikatakan Hendy Siswanto usai memimpin Apel Siaga Hari Santri 2023 di Alun-alun Jember, Minggu (22/10/2023).

Dalam jihad santri juga terkandung maksud berusaha untuk memahami, menghargai dan menjaga keberagaman di negeri ini.

“Para santri memahami bahwa negeri ini adalah rumah bersama untuk semuanya dan bersama-sama kita membangunnya dengan cinta dan kepedulian,” ujar Bupati Hendy.

Menurut Bupati Hendy, jihad santri juga berarti dorongan agar santri memahami pentingnya perdamaian dan toleransi karena santri adalah pembawa pesan perdamaian.

“Santri juga merupakan agen perubahan yang membawa harapan dan membawa cinta dalam hati setiap insan,” tambahnya.

Baca Juga : Peringati Hari Santri Nasional, Ini Serangkaian Acara yang Digelar di Kota Jogja

Melalui momentum peringatan Hari Santri Nasional, bupati yang juga pengusaha itu mengajak masyarakat untuk menghargai santri sebagai salah satu pilar pembangunan, penjaga perdamaian, dan pemimpin masa depan. Ia juga meminta apa yang telah diperjuangkan oleh santri terdahulu agar terus dihidupkan.

“Mari kita dukung perjuangan santri melalui bidang masing-masing,” urainya.

Dengan memahami hakikat jihad santri, Bupati Hendy berharap agar santri khususnya di Jember tetap eksis dan berkontribusi dalam kepemimpinan nasional. Sebab dalam sejarahnya, Jember melahirkan banyak tokoh nasional.

Baca Juga : Dandim Lamongan Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional

“Saya berharap dan berdoa kepada Allah agar santri Jember jadi pemimpin-pemimpin negeri,” pungkas Hendy Siswanto.

Apel Siaga Hari Santri 2023 itu dihadiri oleh Bupati Jember dan jajaran Forkompimda, Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi dan wakilnya, Dedy Dwi Setiawan, jajaran PCNU Jember, dan ratusan santri yang memadati Alun-alun Jember.

Dalam peringatan Hari Santri tahun ini, setidaknya Pemkab Jember menggelar 11 acara. Yaitu Bazar dan Kuliner UMKM, Pembukaan Lomba Hari Santri, Lomba MQK/Kitab Kuning, Ceramah Agama Islam Milenial, Lomba Kaligrafi Al-Quran, Pengajian Akbar Gus Miftah, Festival Da’I Cilik/Pildacil, Festival Tari Zapin, Apel Santri, Penutupan Lomba Hari Santri, dan Pawai Obor. (sgt)

Leave A Reply

Your email address will not be published.