Berita Nasional Terpercaya

Para Penyintas Gangguan Mental DIY Sampaikan Aspirasi Kepada Dewan

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – DPRD DIY  menerima kunjungan dan penyampaian aspirasi oleh puluhan orang penyintas gangguan jiwa yang tergabung dalam Jejaring Arts for Mental Health Advocacy (AMHA) yang difasilitasi oleh Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Jumat (16/2/2024).

AMHA di dalam kesempatan ini juga berdiskusi membahas mengenai kesehatan jiwa masyarakat pada umumnya guna memperkuat kesehatan mental masyarakat di DIY.

Arts for Mental Health Advocacy Network (AMHA) merupakan jejaring antara peneliti, penyintas gangguan jiwa, dan seniman yang bergerak dalam bidang advokasi kesehatan mental melalui seni. Jejaring yang sedang dikembangkan ini merupakan hasil kolaborasi penelitian antara Universitas Gadjah Mada, Warwick University, Middlesex University London, dan University of Ghana. Sejumlah akademisi dari beberapa universitas tersebut menghadiri acara ini.

Baca juga: Bias Bipolar: Gangguan Galau, Tetap Tegar

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyampaikan, urusan kesehatan mental merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya di DIY angka gangguan metal cukup banyak juga.

“Mudah -mudahan nggak nambah gara-gara Pemilu kemarin,” ujarnya sambil bercanda.

Baca juga: Ternyata Nonton Film Horror Bisa Sembuhkan Gangguan Mental Manusia

Icha salah satu penyintas bipolar di dalam kesempatan ini mengungkapkan perjuangan kerasnya untuk meraih gelar sarjana di studi psikologi UGM.

Ia mengaku, gangguan mental bipolar sangat menguasai pikirannya, membuat ia ragu kemampuan dan nilai diri. Namun dukungan orang-orang dekat membuatnya sadar bahwa bipolar tidak bisa sepenuhnya menguasai dirinya.

“Saya adalah penentu arah kehidupan saya sendiri,” ujarnya.

Ia ingin agar stigma terhadap kaum bipolar bisa dihapus. Pemerintah ke depan menurut dia harus bisa menciptakan masyarakat yang inklusif.

“Tanpa memandang kesehatan mental mereka,” ujarnya. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.