Berita Nasional Terpercaya

Plh PMI Kota Yogyakarta Ditahan Kejari karena Musnahkan Dokumen, Ini Kata Pengurus PMI Kota Yogyakarta

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pelaksana Harian (Plh) PMI Kota Yogyakarta berinisial MT, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kejari Yogyakarta karena memusnahkan dokumen berkas dan dokumen keuangan PMI Kota Yogyakarta.

Peristiwa tersebut terjadi pada 20 November 2021 dan 7 Juni 2022 lalu. MT memerintahkan staf PMI Kota Yogyakarta mengeluarkan berkas dan dokumen pengelolaan keuangan PMI Kota Yogyakarta, untuk selanjutnya dimusnahkan.

Akibat perbuatannya tersebut audit keuangan PMI Kota Yogyakarta menjadi terkendala.

Baca Juga : Perintahkan Staf Hilangkan Dokumen Keuangan PMI Kota Yogyakarta, MT Ditetapkan sebagai Tersangka

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI Kota Yogyakarta, Irjen Pol (Purn) Haka Astana ketika dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut.

“Benar ada mantan Plh PMI Kota Yogyakarta yang menjadi tersangka atas dugaan pemusnahan sengaja dokumen keuangan di PMI Kota Yogyakarta,” ujarnya, Jumat (16/2/2024).

Untuk selanjutnya, Haka mengatakan bahwa hal itu menjadi kewenangan Kejari Yogyakarta yang menangani persoalan tersebut.

“Saat dilakukan pemusnahan itu ada 9 staf PMI Kota Yogyakarta yang diminta mengeluarkan dokumen-dokumen dan dimusnahkan dengan cara memanggil UD Sregep,” katanya.

Dari 9 staf tersebut, kembali disampaikan Haka, saat ini 7 orang masih bekerja di PMI Kota Yogyakarta dan 2 lainnya telah mengundurkan diri.

Baca Juga : MA Putuskan Tindakan Ketua PMI DIY Benar, Tidak Sahkan Kepengurusan PMI Kota Yogyakarta

Sedangkan, Haka yang baru menjabat lebih kurang satu tahun itu sempat terkejut dengan adanya temuan hutang pada vendor sebesar Rp7,5 miliar.

“Sedangkan sisa rekening PMI Kota Yogyakarta hanya Rp120 juta. Itu pun kami dapatkan setelah berbulan-bulan mencari rekening koran,” katanya.

Namun, hingga saat ini hutang tersebut diakui Haka telah dicicil dan perlahan berkurang. Pihaknya juga telah membeli alat olah darah yang selama ini usang seharga Rp1 miliar 75 juta secara kredit. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.