Berita Nasional Terpercaya

Presiden KSPN Hadiri ILC, Sampaikan Hal Ini

0

TURKI, BERNAS.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Ahmad Mustaqim yang juga menjabat Ketua Peradi Kota Yogyakarta menghadiri Konferensi Perburuhan International atau Internasional Labour Confederation (ILC) ke-2 di Hotel EBS Ankara Turki pada 20-25 Februari 2024.

Pada ILC kali ini dihadiri 99 delegasi dari 33 organisasi internasional dari 25 negara.

Sebagai salah satu delegasi dari Indonesia, Ahmad Mustaqim menyampaikan ILC yang diinisiasi oleh Turki dua tahun lalu ini sangat berguna dan bermanfaat.

Baca Juga : Presiden KSPN Minta Pemerintah Kawal Pemberian THR Kepada Pekerja

“Karena membela dan membahas masalah isu-isu global terkait pencemaran lingkungan, iklim, perlindungan tenaga kerja, upah, dan lainnya, sehingga sangat perlu kegiatan ini untuk diikuti,” ujar Ahmad Mustaqim, Jumat, 23 Februari 2024 dalam keterangan tertulisnya.

KSPN sebagai salah satu member dari ILC diakui Ahmad Mustaqim sudah kali kedua mengikuti kegiatan konferensi tersebut.

“Kami menyampaikan agar semua organisasi ketenagakerjaan ditingkat global/internasional maupun Nasional harus secara intensif dalam memberikan perlindungan kepada anggotanya, supaya para pekerja merasa nyaman dalam bekerja dan mendapatkan perlindungan secara benar,” terangnya.

Dia juga menghimbau kepada para pekerja di seluruh Indonesia, khususnya yang belum bergabung dalam serikat atau organisasi pekerja, untuk segera bisa ikut atau membentuk serikat pekerja.

“Karena organisasi tersebut sangat penting dibangun dan dibentuk untuk melindungi hak-hak pekerja, guna mensejahterakan pekerja dan keluarganya, karena itu salah satu visi misi KSPN Nasional, maupun FBI (Federasi Buruh Indonesia),” kata Ahmad Mustaqim.

Karena, lanjut Ahmad Mustaqim, kekuatan pekerja adalah bentuknya kolektif, suatu kebersamaan yang diwiujudkan dalam berserikat atau berorganisasi pekerja itu sendiri.

“Karena kalau tidak memiliki serikat pekerja, maka pekerja akan sulit untuk mendapat perlindungan secara masif di perusahaan atau tempat bekerja,” imbuhnya.

Baca Juga : Buka Rakernas I FSP Parekraf-KSPSI di Yogyakarta, Menaker RI Sampaikan Ini

Ahmad Mustaqim menilai masih banyak perusahaan atau pemberi kerja yang tidak mematuhi secara baik aturan-aturan dan hak-hak pekerja sesuai ketentuan Undang-Undang.

“Apabila pekerja tidak memiliki perlindungan untuk dirinya, maka akan mengalami kesulitan dalam memenuhi hak-haknya,” tandas Ahmad Mustaqim.

Selain mengajak para pekerja untuk berserikat, Ahmad Mustaqim juga menghimbau para pemberi kerja untuk memberlakukan pekerja sebagai mitra kerja yang baik, sebagai bagian dari keluarga.

“Sehingga hubungan industrial Pancasila dapat terjalin dengan baik, meskipun posisinya pekerja sebagai penerima upah, tapi sebuah perusahaan tidak dapat berkembang tanpa pekerja tersebut,” katanya.

Ahmad Mustaqim juga berpesan kepada pengurus serikat pekerja yang secara terang-terangan ikut dalam politik praktis saat Pemilu ini, supaya tidak hanyut dan larut dan bisa kembali memperjuangkan dan membela para anggotanya. (*/cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.