Berita Nasional Terpercaya

Guru-guru di DIY Mendapat Sosialisasi SPAN-UM PTKIN

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Mengawali proses pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar sosialisasi SPAN-UM PTKIN dengan mengundang ratusan guru dari tiap-tiap perwakilan SMA/SMK di DIY. Sosialisasi pendaftaran perlu dilakukan karena SPAN-UM PTKIN sudah dibuka untuk siswa jenjang MA/MAK/SMA/SMK.

Baca Juga Kejari Sleman Dan BPKP DIY Sepakat Ada Pidana Di Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Seleksi SPAN-UM PTKIN menitikberatkan pada prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio dan tanpa ujian tertulis. Selain itu, biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah. Siswa tidak dipungut biaya pendaftaran.

Wakil Rektor UIN Bidang Akademik Pengembangan dan Lembaga, Prof Iswandi Syahputra mengatakan sosialisasi yang melibatkan para guru nantinya akan bisa menjembatani para siswa untuk bisa melanjutkan pendidikan di UIN.

“Dengan agenda ini, kami berharap tersaring banyak mahasiswa baru dari murid bapak ibu sekalian,” katanya Convention Hall, UIN Sunan Kalijaga, Senin (26/2).

Ia menyampaikan ada banyak jalur untuk menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga karena SPAN-UM PTKIN hanya menjadi salah satu jalur saja. SPAN-UM PTKIN jalur masuk untuk prodi-prodi keagamaan.

Disebutnya, masih banyak jalur lain yang dapat memberikan strategi bagi calon mahasiswa yang serius ingin masuk ke UIN Sunan Kalijaga. Untuk prodi umum dapat melalui SNBP yang menyediakan kuota 20 persen atau SNBT yang menyediakan kuota 15 persen

“Keduanya berbasis sistem, kompetinya nasional, bersamaan dengan seluruh universitas negeri se-Indonesia,” terangnya.

Iswandi juga berpesan, setiap sekolah harus memikirkan sedini mungkin keterserapan para siswanya untuk dapat masuk ke perguruan tinggi bermutu. Menurutnya, jangan sampai siswanya salah masuk perguruan tinggi.

“Pihak sekolah punya peranan besar untuk itu, salah satunya melalui para guru, dan kami di UIN siap memfasilitasi itu dengan keunggulan kami, yakni akreditasi unggul dan internasional,” tuturnya.

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, perguruan tinggi pertama menawarkan model pendidikan dan kajian yang integratif-interkonektif, dedikatif-inovatif, dan inklusif-continuous improvement. Dengan keunggulan nilai dan fasilitas yang dimiliki, UIN Sunan Kalijaga layak menjadi pertimbangan bahkan pilihan pertama sebagai tujuan kuliah.

Prodi-prodi Umum di UIN Sunan Kalijaga, kualitasnya sudah sejajar dengan universitas ternama di Indonesia, seperti UGM, ITB atau UI. Malah, UIN Jogja memiliki keunggulan kompetitif, seperti Prodi Komunikasi akreditasinya Unggul ditambah Akreditasi Internasional dari FIBAA.

Prof Iswandi menyampaikan 6 poin penting yang dapat menjadi pertimbangan para siswa, kenapa harus memilih UIN Sunan Kalijaga menjadi pilihan pertama. Yang pertama, UIN Sunan Kalijaga merupakan PTKIN tertua di Indonesia, yang telah berdiri pada 26 September 1956. Kedua, UIN Sunan Kalijaga memiliki tradisi keilmuan Integrasi Interkoneksi, dengan mengedepankan nilai-nilai ke-Islaman yang Rahmatan Lil Alamin dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ketiga, UIN Sunan Kalijaga memiliki 44 Prodi Sarjana (19 Prodi Umum, 25 Prodi Keagamaan), 19 Magister, 6 Doktor, dan 1 profesi guru/ppg, yang hampir semuanya terakreditasi Unggul (40 Prodi) dan Internasional FIBAA (18 Prodi) dan AUN- QA (18 Prodi).

Baca Juga Kejari Sleman Diminta Pakai Strategi Klaster Bongkar Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata

Keempat, fasilitas memadai. Contohnya, perpustakaan yang memiliki koleksi dan fasilitas terlengkap di tingkat global, laboratorium dengan fasilitas lengkap, serta ruang kuliah yang representatif, dilengkapi fasilitas olah raga di luar gedung dan di dalam gedung yang luas dan sejuk.  Kelima, UIN Sunan Kalijaga akan membuka kampus II di Pajangan, yang akan menjadi pusat pengembangan pendidikan tingkat perguruan tinggi. Keenam, UIN Sunan Kalijaga memiliki budaya mutu dan unggul. Sebanyak 95% dosen tersertifikasi, 80%-nya merupakan guru besar dan dosen profesional tingkat ASIA.

UIN Sunan Kalijaga hanya membuka kuota mahasiswa tidak lebih dari 5.000 setiap tahun. Tujuannya untuk menjaga mutu lulusan. Selain itu, UKT-nya termurah se-Indonesia, tetapi kualitas tinggi, dengan lingkungan pembelajaran yang multikultural. (Jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.