Berita Nasional Terpercaya

UDD PMI Kota Yogyakarta Jalani Akreditasi

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sesuai aturan Kementerian Kesehatan Indonesia semua fasilitas kesehatan, mulai dari klinik, puskesmas, rumah sakit, dokter mandiri dan laboratorium wajib melaksanakan akreditasi, tidak terkecuali Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Tegalgendu, Kotagede, Yogyakarta.

UDD PMI Kota Yogyakarta melaksanakan akreditasi pada hari Rabu (13/3/2024). Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua PMI Kota Yogyakarta, Irjen Pol (Purn) Haka Astana, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak beberapa bulan yang lalu.

“Pada bulan Maret kami mendaftarkan diri, lalu ditindaklanjuti, dan mengikuti bimtek, dan melakukan persiapan, dan hari ini pelaksanaan akreditasi,” ujar Haka disela kegiatan.

Baca Juga : PSMTI DIY Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Pelaksanaan akreditasi, lanjut Haka terbagi dua, yang pertama dilakukan online melalui zoom meeting, yaitu penjelasan teknis-teknis pelaksanaan donor darah maupun manajerialnya.

“Ada 9 bab yang harus dikerjakan sesuai indikator, terdiri dari sekitar 320 elemen baik dokumen maupun laporan-laporan,” katanya.

Yang kedua, masih kata Haka akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Maret 2024, dengan dilakukan pengecekan laporan yang diberikan secara online tersebut.

“Baik manajemennya, SDMnya, maupun lab kita, akan dicek, apakah sesuai dengan indikator yang ditentukan Kementerian Kesehatan,” katanya.

Semua proses akreditasi itu, dijelaskan Haka semata-mata untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang memerlukan donor darah maupun pendonor.

Baca Juga : Resmi Dilantik, FPPI Kota Yogyakarta akan Segera Berkolaborasi dengan Pemkot Yogyakarta

“Jadi darah berkualitas, sehingga saat dibutuhkan oleh masyarakat yang memerlukan akan aman dan nyaman. Karena kita lakukan periksa, ada proses pengecekan sampai darah dinyatakan aman dan nyaman,” jelasnya.

Ditambahkan Haka, untuk PMI Kota Yogyakarta saat ini memiliki 65 staf UDD yang siap membantu masyarakat. Terdiri dari 6 dokter, 32 tenaga tekhnis pengambilan darah, dan sisanya staf pendukung.

Haka juga berharap, pelaksanaan akreditasi yang dilakukan ini bisa memberikan hasil yang terbaik.

“Semoga apa yang kita lakukan bisa memenuhi syarat-syarat akreditasi,” tuturnya. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.