Berita Nasional Terpercaya

Pasar Murah Respon Harga Sembako yang Tinggi

0

SLEMAN, BERNAS.ID- Program pasar murah Semar Mesem (Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat) digelar di Kantor Kapanewon Tempel dan kantor Kapanewon Sleman, Senin (18/3). Semar Mesem kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H.

Baca Juga Lurah Candibinangun Ditetapkan Tersangka Terkait Tanah Kas Desa

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membuka sekaligus meninjau secara langsung proses pelaksanaan pasar murah. Ia mengatakan pasar murah Semar Mesem di setiap kapanewon menyediakan 3,5 ton beras premium, 4 ton beras medium (SPHP), 1 ton gula pasir, 1 ton telur ayam, 100 kg daging ayam, 500 liter minyak goreng, dan 500 kg tepung terigu.

“Pada komoditas gula pasir, telur ayam dan daging ayam diberikan biaya distribusi sebesar Rp3.000 termasuk pajak. Sedangkan untuk komoditas beras premium diberikan biaya distribusi sebesar Rp2.300 termasuk pajak. Dan juga tersedia cabai dari Perhimpunan Petani Puncak Merapi,” tutur Bupati.

Lanjut tambahnya, kegiatan pasar murah menjadi salah satu upaya TPID Kabupaten Sleman dalam mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. Di sisi lain, beberapa komoditas kebutuhan pokok juga sempat mengalami kenaikan. “Untuk itu bapak ibu tidak perlu panik akan kekurangan stok. Silakan beli secukupnya dan sesuai dengan kebutuhan,” pesan Bupati.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi menyebut Semar Mesem Ramadhan Berkah 2024 akan berlangsung hingga 28 Maret 2024 mendatang. Pasar ini dapat dinikmati oleh masyarakat Sleman dengan syarat menunjukkan KTP atau surat domisili Sleman. Mae mengingatkan, bahwa syarat ini berlaku 1 KTP untuk 1 orang.

Baca Juga Kejari Sleman Diminta Pakai Strategi Klaster Bongkar Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata

“Terdapat ketentuan pembatasan yang diberlakukan, untuk beras medium SPHP dan beras premium maksimal 10 kg per orang, minyak goreng maksimal 2 liter per orang, gula pasir, telur ayam, daging ayam, dan tepung terigu maksimal 2 kg per orang,” ujar Mae.

Mae menjelaskan pelaksanaan kegiatan pasar murah merupakan hasil kolaborasi Dinas Perindag bersama 17 Kapanewon dengan mitra penyeria barang kebutuhan pokok, di antaranya Perum BULOG, Pinsar Petelur Nasional Sleman, Gapoktan Sleman, PT Saliman Riyanto Raharjo, dan didukung oleh Bank Indonesia Kantor Wilayah DIY. (Jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.