Berita Nasional Terpercaya

MUHI BIKER Yogyakarta Berbagi Di Panti Asuhan

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Muhi Biker Yogyakarta (MBY), komunitas pengendara Montor Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dari berbagai Angkatan menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Amanah yang terletak di Trimulyo Jetis Bantul, Minggu (24/3). Berkah pada bulan suci Ramadhan ini, Muhi Biker Yogyakarta atau MBY memberi santunan kepada Anak Yatim Piatu.

Baca Juga Sri Sultan Terima 120 Manuskrip Jawa Kuno Digital Dari Inggris

Ketua Muhi Biker Yogyakarta, Dwi Haryanto mengatakan baksos diwujudkan dalam dua bentuk. Pertama diserahkan ke yayasan dalam bentuk uang tunai, kemudian kedua dalam kemasan program pelatihan pengoprasian drone dari LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia. “Program tersebut sebagai wujud implementasi dari moto kami yaitu, ‘Biker Bersatu Bermakna, Bermanfaat Bagi Sesama,” tuturnya.

Dalam kegiatan yang diprakarsai alummi Muhi Yogyakarta tersebut diserahkan uang tunai serta program pelatihan mengoperasikan drone. Turut membersamai MBY dalam kegiatan baksos yakni Indonesia Drone Training Center (IDTC), yang merupakan LPK yang bergerak dalam bidang Pelatihan Drone.

“Bantuan uang tunai senilai 6 juta rupiah kemudian diadakan pelatihan pilot drone senilai 10 juta oleh Indonesia Drone Training Center (IDTC). Pelatihan drone diharapkan anak-anak panti asuhan dapat menambah ketrampilan dalam bidang IT, fotografi dan videografer, yang nantinya bisa menjadi profesional dibidangnya,” ungkap Dwi.

Sesuai dengan taglinenya, Bersatu, Bermakna dan Bermanfaat, MBY tidak melupakan semangat untuk berbagi memberi mafaat untuk masyarakat dalam hal ini Anak Anak Yatim Piatu.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Pembina Yayasan, Ir HM Hanung Maruto MBA MM, Ketua Yayasan Panti Asuhan Amanah Al Ma’uun, HM Sukirno.

Pengurus Yayasan Panti Asuhan Amanah Al Ma’uun menyambut antusias program Muhi Biker yang fokus dalam pengembangan skill tersebut.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Amanah Al Ma’uun, H M Sukirno mengatakan, program pelatihan pengoperasian drone tersebut sangat bermanfaat.

Baca Juga Telusuri Kekayaan Historis Dan Budaya Kepulauan Selayar, Muhibah Budaya Jalur Rempah Digelar

“Kami dari yayasan sangat syukur, senang sekali karena pelatihan tersebut berprospek dimasa mendatang. Karena ternyata sekarang keahlian mengoperasikan drone banyak diperlukan,” ujar Sukirno.

Selain itu, dengan mereka punya keahlian khusus, tentu sangat dibutuhkan ketika terjun didunia kerja. Sejak dirintis tahun 2008 hingga 2024, Panti Asuhan Amanah Al Ma’uun sudah meluluskan beberapa anak sampai perguruan tinggi dan SMA/SMK. Hal itu erkat dukungan dari semua pihak, seperti dari Muhi Biker Yogyakarta dan LPK Pusat Pelatihan Drone Indonesia.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi Anak2 panti asuhan dalam menjalani ibadah bulan ramadhan ini,” pungkasnya. (Jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.