Berita Nasional Terpercaya

Kolaborasi Seni Madrasah Mu’allimaat dalam Choir Harmony

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta berkolaborasi dengan Mountain View High School California, Amerika Serikat. Kolaborasi ini bertemakan ‘Choir in Harmony’, berlangsung hari Rabu, 3 April 2024/ 24 Ramadan 1445 H di Gedung Societeit, Taman Budaya Yogyakarta (TBY).

Kolaborasi musik ini menampilkan ragam penampilan seni, musik dan paduan suara, antara lain: Penampilan Seni Tapak Suci, Kolaborasi Musik Madrasah Mu’allimin, Penampilan Biola oleh Nadia Berlina (Kelas VII), Penampilan Paduan Suara Madrasah Mu’allimaat, Penampilan Biola oleh Aqila Zarifah (Kelas X), Kolaborasi Paduan Suara Madrasah Mu’allimaat dengan Mountain View High School dan Penampilan Paduan Suara Mountain View High School.

Sebanyak 45 peserta didik dari Maountain View High School menampilkan kemampuan bernyanyi dalam bentuk paduan suara dan membawakan berbagai judul lagu baik dalam lirik berbahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia.

Baca Juga : Career Day Mu’allimaat Dimeriahkan Market Day dan Science Show

Berbagai tamu undangan turut hadir mulai dari jajaran BPH Mu’allimin-Mu’allimaat, PP Muhammadiyah, PP ‘Aisyiyah, Ortom-ortom di bawahnya, Jajaran Kementerian Agama, perwakilan sekolah-sekolah DIY baik SD, SMP dan SMA di Kota Yogyakarta dan DIY.

Jill Deny dan Steve Hope sebagi pimpinan dari Mountain View High School California memberikan sambutan dan menuturkan rasa bahagia karena telah berkolaborasi dengan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

“Terimakasih sudah berkolaborasi dengan kami, bertukar budaya, dan menyempatkan waktu serta tenaga di tengah-tengah bulan suci ramadan,” tutur Steve Hope.

Unik Rasyidah, M.Pd., Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menuturkan, bahwa kolaborasi ini harapannya bisa membawa kebaikan dan saling bertukar budaya, selain itu juga dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan bagi santriwati Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta.

“Harapannya dapat memberikan dampak positif bagi madrasah dalam memahami budaya global. Keterbukaan pemikian, lebih bijaksana dalam memahami perbedaan dengan belajar dari pertukaran budaya. Dari ini akan muncul kedewasaan dalam menyikapi sesuatu sehingga memunculkan jiwa kepemimpinan yang baik bagi santriwati Mu’allimaat,” pungkas Unik Rasyidah, M.Pd. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.