Berita Nasional Terpercaya

Korban Malioboro City Akan Gelar Aksi Besar-Besaran dari Kejati, Polda DIY Hingga Kantor Bupati Sleman

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Sepuluh tahun lebih, para korban yang tergabung Paguyuban Pemilik Apartemen Malioboro City Yogyakarta (PPAMCR) terus memperjuangkan hak haknya tanpa lelah. Rencananya, PPAMCR akan kembali menggelar aksi massa besar-besaran di tiga lokasi mulai Kejati DIY, Polda DIY hingga Kantor Bupati Sleman.

Baca Juga Lurah Candibinangun Ditetapkan Tersangka Terkait Tanah Kas Desa

Budiono, Sekretaris PPAMCR mengatakan pihaknya akan mengerahkan ratusan massa aksi dengan membawa berbagai atribut dan poster berisi tuntutan mereka. Mereka juga akan menaiki truck trailer dalam road show aksi unjuk rasanya tersebut. Nantinya, selama di perjalanan massa aksi akan terus berorasi menyampaikan tuntutan mereka.

“Kita akan tetap memperjuangkan hak para konsumen berupa SHM SRS yang sampai saat ini belum ada realisasi, para korban ini telah 10 tahun lebih memperjuangkan hak-hak mereka untuk mendapatkan SHM Apartemen Malioboro City. Hal yang lebih parah, kasus ini telah 1 tahun lebih di laporan di Polda DIY dan hingga saat ini masih belum ada penetapan tersangka utama nya. Kami jadi bertanya-tanya ada apa ini? Seperti ada sesuatu yang janggal. Barang bukti sudah jelas ada, sudah banyak laporan polisi dari para korban Apartemen Malioboro City, akan tetapi kasus ini sangat landai prosesnya. Kami berharap penegak hukum jangan lemah dan kami berharap hukum di tegakkan jangan tebang pilih,” terangnya, Senin (22/04)

Budiono menjelaskan, dalam aksinya kali ini akan bergandengan dengan berbagai komunitas yang peduli atas nasib dan hak – hak para konsumen, termasuk para aktivis anti mafia korporasi, anti mafia tanah dan anti mafia Hukum.

Ketua PPAMCR, Edi Hardiyanto menyebut aksi massa akan membuktikan bahwa semakin banyak korban-korban yang telah melaporkan ke pihak Polda DIY, yang dirugikan oleh pengembang dalam hal ini PT Inti Hosmed. Para korban akan mendesak Kapolda DIY turun tangan dalam mengusut tuntas dan menegakkan keadilan bagi korban Apartemen Malioboro City Yogyakarta.

“Ini harus ada tindakan tegas secara hukum tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kasus Malioboro City harus dituntaskan tidak bisa didiamkan saja karena merusak citra Sleman dan Yogyakarta dalam hal investasi,” kata Edi.

Baca Juga Kejari Sleman Diminta Pakai Strategi Klaster Bongkar Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata

Menurutnya, Bupati Sleman tidak ada ketegasan dalam menangani kasus ini, bahkan kejelasan beliau yang pada tanggal 3 Januari 2024 usai RDPU dengan pihaknya beliau menyampaikan secara lisan ikut menjadi korban dan mempunyai unit di apartemen Malioboro City. “Kemarin waktu kami datang menyerahkan acces ID Apartemen ternyata yang bersangkutan menolak dan menyatakan tidak memiliki unit di sana,” ucapnya.

Untuk itu pula, Persatuan Pemilik Apartemen Malioboro City (PPAMCR) berharap agar Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X bisa turun tangan, membantu para korban Malioboro City mendapatkan haknya SHM SRS

“Semoga Sultan HB X mendengarkan penderitaan kami,selama ini yang telah berjuang untuk mendapatkan keadilan, atas kasus Apartemen Malioboro City,” pungkas Edi. (Jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.