Berita Nasional Terpercaya

Gerabah Kasongan Bantul Terima Sertifikat Indikasi Geografis Dari Kemenkumham

0

BANTUL, BERNAS.ID – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY melakukan penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis Gerabah Kasongan dari kepada Bupati Bantul di Pasar Seni Gabusan, Selasa, 30 April 2024. Penyerahan dilakukan di acara pembukaan Festival Klangenan Bantul 2024.

Sertifikat Deskripsi Indikasi Geografis adalah suatu dokumen yang memuat informasi, termasuk reputasi, kualitas, dan karakteristik barang dan/atau produk yang terkait dengan faktor geografis dari barang dan/atau produk yang dimohonkan Indikasi Geografisnya. Ini adalah dokumen yang dikeluarkan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Tim Kanwil Kemenkumham DIY yang dipimpin Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Agung Rektono Seto menjelaskan, Gerabah Kasongan Bantul secara resmi telah ditetapkan sebagai salah satu Indikasi Geografis di DIY tahun ini. Perjuangan Gerabah Kasongan ini terbilang sudah cukup panjang, karena sudah memulai pengajuan sebagai Indikasi Geografis sejak Tahun 2017.

“Jadi ini adalah Sertifikat Indikasi Geografis yang khususnya adalah melindungi hasil karya dari Kabupaten Bantul atau dari Jogja pada umumnya,” ujar Agung.

Ia menerangkan, dengan adanya pemberian sertifikat ini maka Gerabah Kasongan Bantul mendapatkan perlindungan hukum, sehingga tidak ada di wilayah lain yang akan mengklaim sebagai penghasil gabah Kasongan. Pihaknya juga berencana melindungi potensi kekayaan intelektual kultural dari Bantul lainnya, seperti batik kayu Dusun Krebet dan kesenian kerajinan bambu Kelurahan Mutuk.

“Semoga bisa diproteksi, sehingga harganya bisa lebih baik lagi,” kata dia.

Baca juga: Wisata Edukasi Gerabah Kasongan Nangsib Keramik Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di dalam pembukaan Festival Klangenan mengatakan, di Kabupaten Bantul memang ada banyak event pasar lawasan / klangenan. Menurut dia ini menunjukkan bahwa orang Bantul setia pada tradisi masa lalunya.

“Kesetiaan ini yang mengilhami diselenggarakannya Festival Klangenan sebagai bagian dari nguri-uri (melestarikan) kebudayaan Mataram Hadiningrat,” ujar dia.

Baca juga: Pundong Menyimpan Potensi Kerajinan Gerabah Yang Berkualitas

Festival Klangenan Bantul sendiri digelar mulai hari ini 30 April hingga 4 Mei 2024, buka setiap pukul 10:00-22:00 WIB di Pasar Seni dan Wisata Gabusan Bantul. Di sini pengunjung bisa bernostalgia dengan jajanan dan barang-barang jadul. Total ada 55 tenant baik kuliner maupun kerajinan yang menyemarakkan ajang tahun ini. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.